Di saat penulisan ini, versi PostgreSQL terbaru yang tersedia adalah versi 9.0.4. Rencana saya adalah untuk memindahkan infrastruktur blog yang menggunakan MySQL ke PostgreSQL. Sayangnya, ternyata menurut tulisan-tulisan yang saya temui, PostgreSQL tidak didukung secara penuh seperti MySQL oleh WordPress. Jadi, tulisan ini sekedar pengingat saja untuk kebutuhan lain.

1 Tambahkan Repositori Paket Debian Squeeze Unstable

Ingat, tanda “#” berarti berjalan sebagai pengguna “root”.

# cat > /etc/sources.list.d/squeeze-backport.list << END
deb http://kambing.ui.ac.id/debian-backports/ squeeze-backports main non-free contrib
deb-src http://kambing.ui.ac.id/debian-backports/ squeeze-backports main non-free contrib
END

Tambahkan ke berkas “/etc/sources.list.d/squeeze-backport.list”. Seperti biasa, gunakan repositori lokal terdekat Anda.

Pasang PostgreSQL

# apt-get update
# apt-get -t squeeze-backports postgresql

Perintah terakhir akan memasang paket PostgreSQL dari repositori Debian Backport. Paket-paket Debian Backport seperti paket Debian Experimenta, perlu disebutkan secara manual.

Pertimbangan

Saya sengaja membuat perintah langsung dan tidak mem-pinned-kan paket PostgreSQL. Saya pernah mengalami pengalaman pemutakhiran paket PostgreSQL versi 7.x ke versi 7.4 dan hampir seluruh situs rusak. Jadi, menurut saya lebih baik kalau mau kita harus secara manual memutakhirkan paket basisdata ini.

Mungkin Anda punya pengalaman yang lebih baik. Silakan Anda gunakan metode yang menurut Anda optimal. Tetapi, saya lebih suka apa bila ada yang baru dengan memutakhirkan paket-paket PostgreSQL:

# apt-get -t squeeze-backport install postgresql

Perintah tersebut akan memutakhirkan postgresql dengan versi yang terbaru.