Nokia menjual lisensi komersialnya kepada Digia. Digia adalah sebuah perusahaan Finlandia yang bergerak di bidang solusi perangkat bergerak. Menurut koran Finlandia yang dikutip di dalam forum Phoronix, 19 pekerja Nokia Qt di Oslo dan Kalifornia dipindahkan ke Digia. Kesembilan belas pekerja tersebut bekerja di bagian komersialisasi Qt. Sisanya tetap di Nokia Qt.

Karena ini bukan blog berita, maka saya sampaikan opini saya.

Tindakan ini merupakan tindakan yang baik dari Nokia kepada dunia Qt dan perangkat lunak terbuka. Saat ini Nokia tengah berbenah. Mereka sudah kecolongan jauh akibat Android buatan Google dan iOS buatan Apple. Di tengah kekisruhan itu, Elop CEO Nokia memberikan solusi untuk menggandeng Windows Phone 7 buatan Microsoft. Sehingga, Meego dan Symbian dikesampingkan.

Tentunya, berbeda dengan perusahaan Amerika yang menghitung per kuartal, sebagai perusahaan Eropa Nokia menghitung efek jangka panjang dari Qt. Oleh sebab itu, perusahaan ini berusaha untuk mempertahankan Qt dan Meego. Tetapi, mereka semakin mengurangi beban yang dibutuhkan dan rasa ketidakpercayaan komunitas mereka kepada puncak kekuasaan. Jadi, saya masih berpikir bahwa setelah gagal dengan WP7 nanti, Nokia akan meluncurkan perangkat genggam berbasis Meego. Sampai saat itu tiba, mari berharap mereka tidak bangkrut.