Versi terakhir saat tulisan ini ditulis adalah patchset 2.6.36-ck2. Sedangkan, berdasarkan blog Kolivas, dia sudah merilis versi BFS versi .360. Unduh semua kebutuhan:

$ wget http://kambing.ui.ac.id/linux/v2.6/linux-2.6.36.tar.bz2

$ wget http://kambing.ui.ac.id/linux/people/ck/patches/2.6/2.6.36/2.6.36-ck2/patch-2.6.36-ck2.bz2

$ wget http://ck.kolivas.org/patches/bfs/2.6.36/2.6.36-ck2-bfs-360.patch

Kernel Linux yang terbaru adalah versi 2.6.36.2, tetapi saya lebih nyaman menggunakan versi 2.6.36 sesuai dengan rekomendasi. Tidak salah, sih, kalau Anda mengunduh dan menggunakan yang terbaru. Saya sudah coba dan bisa ditambal.

Langkah berikutnya ekstraksi dan tambal kernel yang sudah di unduh:

$ tar xvfj linux-2.6.36.tar.bz2 && cd linux-2.6.36

$ bzcat ../patch-2.6.36-ck2.bz2 | patch -Np1

$ cat 2.6.36-ck2-bfs-360.patch | patch -Np1

Konfigurasikan kernel Anda:

$ make mrproper

$ make oldconfig

$ make menuconfig

Pada saat oldconfig, jawab saja sekenanya (tekan tombol ENTER saja). Baru saat masuk ke dalam menuconfig, Anda bisa memodifikasi. Biasanya saya membuang semua perangkat keras yang tidak mungkin ada pada komputer saya. Kemudian, saya mengubah jenis prosesor dari generik menjadi Core2/newer processor dan membuang opsi generic x86.

Setelah selesai, kompilasi:

$ fakeroot make-kpkg -j3 –initrd kernel_image kernel_headers

Parameter -j3 itu membuat kompilasi berjalan paralel dalam 3 jalinan. Konon, ada yang bilang konkurensi itu jumlah inti dikali dua atau ditambah satu. Saya pilih ditambah satu. Silakan ambil waktu sejenak, mengopi dulu, atau coba sapa rekan kerja Anda. Nanti bila selesai sudah tinggal memasang berkas Debian.