Setelah berhasil membangkitkan kembali touchbook Android saya pun bergegas mencoba mengoprek-oprek. Pengetahuan yang berhasil didapatkan:

  1. Model Android
  2. ROM yang telah dicoba.
  3. Cara Instalasi

Model Android

Model Android abal ini mirip dengan ePad,  Flytouch M001, mereka sama-sama menggunakan Android 1.6. Prosesor yang digunakan adalah WM8505 yang punya detak 300MHz dan maksimal 400MHz. Memori yang digunakan pun hanya 128MB. Jadi, jangan harap bisa menggunakan Froyo apalagi Gingerbread.

ROM yang telah dicoba

Untuk yang suka mengoprek-oprek, forum Slatedroid adalah tempat yang baik untuk menapatkan ROM dan pengetahuan. Saya menggunakan beberapa ROM dari sana. ROM yang berhasil saya gunakan adalah versi 1.9.88-3k  buatan HidePerso. Ada juga buatan Tipstir yang tertatar dengan Android Market versi 0.3, versi 1.9.88-4. Cuma, setelah saya gunakan, yang versi terbaru ini kurang responsif dibandingkan yang pertama.

Oh, ya, saya lupa beritahu; kedua ROM tersebut menukar fungsi tombol-tombol volume saya menjadi fungsi HOME. Bagi saya ini bukan masalah sebab suara dapat diatur dengan widget yang tersedia. Untuk layar Rumah, saya menggunakan Home++. ADW Launcher terlalu berat di tempat saya dan layar Rumah bawaan Android terlalu biasa. Adakah layar Rumah favorit Anda?

Saya juga senang membaca blog Project Gus. Dia menyediakan Froyo versi alfa untuk M001. Seperti yang saya bilang, M001 kompatibel dengan Android saya. Tetapi setelah saya coba, versi alfa ini kurang bermanfaat selain memberi gambaran betapa indahnya Froyo. Sabar! 😛

Selanjutnya, saya  akan mencoba mengoprek-oprek Open Eclair dan Cyanogen. Tentunya, dengan tugas akhir dan ujian menanti sebagai prioritas. [mengingatkan diri untuk menyelesaikan kuliah dan mengurangi jam ngoprek :D]

Cara Instalasi

Beli saja MicroSD yang 2GB atau 4GB. Saya membeli yang 4GB, yang 8GB kosong. Pastikan bahwa kabel adaptor selalu terhubung ke Android, seperti ini: Kabel Adaptor jangan dilepas.

MicroSD diformat dengan format FAT32 sehingga semua ini dapat dilakukan di Windoze. Hal ini sangat tidak disarankan karena mengurangi tingkat intelejensia. Untuk GNU/Linux, cukup diformat dengan:

$ sudo mkfs.vfat /dev/sdc1 -n "JPKEREN" 

Ganti

/dev/sdc1

dengan partisi MicroSD Anda.

Ekstraksi salah satu ROM, dan salin direktori

script

di dalam MicroSD. Ingat, cukup direktori

script

saja.

Ugh, saya sudah diajak main bulu tangkis. Saya persingkat.

Matikan Android dan pasang MicroSD tersebut.

Nyalakan kembali Android dan tunggu. (Skrinsut menyusul)

Copot MicroSD setelah selesai pembaharuan seperti yang diminta oleh Android. Android akan otomatis mati setelah itu.

Nyalakan kembali Android maka ia akan dengan tampilan baru. (Skinsut menyusul)