Dari  perjalanan di Gentoo dan pengembangan sebuah aplikasi in-house, saya menemukan bahwa MPlayer lebih bagus kalau dikompilasi sendiri.

Saya asumsikan bahwa Anda telah memasang MPlayer. Kita tinggal menimpa yang lama dengan yang baru. Memang, cara ini tidak disarankan dan lebih baik apa bila dibuatkan paketnya dengan menggunakan checkinstall. Apabila Anda seorang purist, silakan pasang: (bagi yang malas, silakan lewati)

$ sudo apt-get install checkinstall

Setelah itu, pasang saja semua kebutuhan MPlayer: (Peringatan: banyak paket terpasang!)

$ sudo apt-get build-dep mplayer

Setelah itu, unduh dari http://mplayerhq.hu kode sumber terbaru. Saya mengunduh snapshot hari ini dan mengekstrasinya:

$ tar xvfj ~/Unduhan/Mplayer/mplayer-checkout-snapshot.tar.bz2

$ cd mplayer-checkout-2010-07-20

MPlayer secara unik mendeteksi prosesor yang kita pakai. Kita harus memastikan variabel CFLAGS dan sejenisnya tidak termuat agar skrip konfigurasi dapat menentukan dengan benar konfigurasi untuk kompilasi MPlayer. Cukup jalankan:

$ ./configure --prefix=/usr

Saya sedikit curang dan mengganti konfigurasi pada berkas config.mak pada baris yang mengandung CFLAGS, CXXFLAGS, dan DEPFLAGS (sekitar baris 30 s.d. 32). Saya mengganti setiap yang mengandung 

"-mcpu=native -mtune=native"
menjadi "
-mcpu=core2 -mtune=native -msse4.1
". Maklum, saya takut nanti MPlayer tidak teroptimasi untuk SSE 4.1.

Pasang ke sistem:

$ sudo make install

atau 

$ sudo checkinstall

Nikmati berkurangnya pemakaian CPU! Untuk pengguna laptop yang memiliki

vdpau
sangat diuntungkan dengan kompilasi sendiri.