Panduan Diskusi Tematik (Kelompok) Mata Kuliah Hukum & Masyarakat

10 APRIL 2018

  1. Fokus tugas ada dalam 2 makalah yang intinya membahas benturan antara bisnis di pasar riil dan bisnis online; di mana contoh pertama adalah benturan antara ojek online dan konvensional dan contoh kedua adalah benturan antara toko online dan ritel;
  2. Tujuannya adalah agar mahasiswa dapat menjelaskan dampak positif-negatif keberadaan dua bentuk pasar tersebut; Apabila merasa pasar digital harus didukung dan tidak boleh dibatasi dan “kematian” pasar riil adalah keniscayaan maka hal tersebut diharapkan keluar dari TIM PRO. Apabila merasa pasar riil harus dijaga maka eksistensi pasar online harus diregulasi atau dibatasi dan ini diharapkan keluar dari TIM KONTRA;
  3. TIM PRO dapat menggunakan artikel yang saya ambil dari Harvard Business Review (HBR) tentang inovasi disruptif yang intinya mendukung setiap inovasi termasuk yang terjadi di pasar digital;
  4. TIM KONTRA dapat menggunakan artikel dari Prof Sadli, FEUI, yang mengedepankan keberadaan ekonomi dualistik sehingga dualisme ekonomi riil dan digital harus sama-sama dijaga;
  5. Baik TIM PRO maupun TIM KONTRA juga diminta menjelaskan bekerjanya hukum dalam masyarakat terkait konteks kasus yang dibahas;
  6. Bahan yang ada adalah bahan MINIMAL sebagai pemantik untuk menentukan LANDASAN TEORI yang harus dipakai yaitu teori tentang inovasi disruptif untuk TIM PRO dan teori tentang dualisme ekonomi untuk TIM KONTRA;
  7. Tidak dilarang atau dibatasi untuk mengambil bahan-bahan lainnya yang relevan selama bahan-bahan tersebut bukan berasal dari laman wikipedia atau blog pribadi.

Kasus:

(1)  https://www.rappler.com/indonesia/berita/186707-5-toko-ritel-bangkrut-tergerus-toko-online

(2)  https://theconversation.com/uber-and-gojek-just-the-start-of-disruptive-innovation-in-indonesia-43644

 

Bahan Bacaan:

 

17 APRIL 2018

  1. Mahasiswa (dalam kelompok) diminta untuk membuat narasi singkat dari film yang ditonton bersama. Dalam makalah yang dibuat, narasi ini tidak boleh lebih dari 2 halaman kertas A4 dengan font Arial 12. Narasi tersebut mencakup:
  2. Kejadian apa yang terungkap dalam film;
  3. Siapa aktor-aktor yang terlibat;
  4. Di mana locus kejadian berlangsung;
  5. Kapan waktunya;
  6. Bagaimana alur cerita ringkasnya dari awal hingga akhir.
  7. Selanjutnya, kerangka penulisan makalah kelompok adalah mengikuti panduan umum yang telah dipaparkan di kelas;
  8. Beberapa pertanyaan berikut dimaksudkan untuk membantu dalam penyusunan makalah kelompok dan semestinya dijawab atau dijelaskan dalam makalah kelompok:
  9. Isu apa saja yang muncul dari cerita dalam film tersebut (masing-masing kelompok semestinya mengangkat isu berbeda yang menjadi kepeduliannya);
  10. Bagaimana hukum mengkonstruksikan perlindungan bagi mereka yang rentan terhadap aksesnya kepada keadilan (sebagaimana Saudara temukan dalam film yang disimak dan berkaitan dengan isu yang dipilih oleh kelompok);
  11. Bagaimana mereka yang marjinal itu memperjuangkan hak-haknya?
  12. Dalam konteks isu yang dipilih, mengapa hukum tidak dapat bekerja secara optimal di masyarakat?
  13. Analisa yang dituliskan dalam makalah adalah menggunakan perspektif yang sudah diajarkan yakni antropologi.

Acuan Diskusi: 2 CDs berisi film pendek yang dibagikan di kelas

 

24 APRIL 2018

  1. Tugas dari Perspektif Sosiologis pada mata kuliah Hukum & Masyarakat adalah membuat makalah kelompok yang dipresentasikan dalam format Pro-Kontra;
  2. Makalah kelompok dibuat berdasarkan bacaan bacaan yang terdiri atas 1) Data dan Informasi, khususnya pada halaman 25-44, tentang Perkawinan Anak yang pernah dibuat oleh UNICEF; 2) Artikel Kompas berjudul “Ibu Rumah Tangga Mendorong Perubahan”
  3. Pembuatan makalah kelompok dan diskusi di kelas harus berdasarkan ‘Landasan Teori’ berupa perspektif-perspektif sosiologis tentang hukum yang pernah dipaparkan di kelas, khususnya yang berkaitan dengan konsep Pranata/Institusi, konsep Sosialisasi, dan konsep Perubahan Sosial.
  4. Diskusi antar kelompok berformat Pro-Kontra. Ada 1 topik yang dijadikan acuan. Kelompok Pro mengemukakan dukungan atas proposisi dalam sebuah bahan bacaan yang dipilih. Berikutnya, Kelompok Kontra mengajukan sanggahan terhadap proposisi a quo. Dalam diskusi, baik dukungan dan sanggahan juga tetap harus berdasarkan ketentuan sebagaimana ketentuan No. 3.
  5. Uraian tentang ‘Landasan Teori’ berupa konsep Pranata/Institutsi Sosial, konsep Sosialisasi, dan konsep Perubahan Sosial, mengacu pada sumber bacaan ilmiah berupa Jurnal Ilmiah dan Buku Teks yang kesemuanya dapat diakses melalui jaringan internet kampus Universitas Indonesia atau remote-lib.ui.ac.id (apabila sedang berada di luar kampus) dan di Perpustakaan UI/Fakultas Hukum.

Acuan Diskusi:

Laporan Kajian Perkawinan Usia Anak di Indonesia (UNICEF)

“Ibu Rumah Tangga Mendorong Perubahan” (Artikel di Harian Kompas, 1 April 2018, halaman 5)