Rokok,Narkoba dan Alkohol adalah “Saudara Kandung” (@dokterari)

In: opini for public

16 Oct 2012

Rokok,Narkoba dan Alkohol adalah  “Saudara Kandung”

Informasi mengenai pemberian grasi atau pengurangan hukuman apapun namanya untuk para gembong Narkoba sungguh sangat menyedihkan. Sebagai seorang praktisi klinis setiap waktu ada saja korban yang datang akibat Narkoba. Bicara soal Narkoba, memang tidak bisa dilepaskan dengan alkohol dan rokok. Mustinya pemberantasan ketiganya ini berlangsung satu paket.
Kenapa demikian? Ketiga racun ini “Rokok,Narkoba,Alkohol” sama2 membawa dampak buruk buat kesehatan seseorang, sama2 bersifat adiksi (ketagihan). Karena sifat ketagihan ini, sangat sulit bagi seseorang yang sudah adiksi untuk melepaskan diri dari ketiga bahan berbahaya ini. Kecenderungan para perokok remaja akan coba alkohol dan akhirnya Narkoba. Penelitian di Universitas Colombia USA beberapa tahun yang lalu mendapatkan para perokok remaja akan cenderung minum alkohol 5 kali lipat dan menggunakan mariyuana 13 kali lipat dibandingkan remaja yang tidak merokok. Ketiga2nya juga sulit untuk diberantas apapun alasannya kalau komitmen pemberantasannya setengah hati.

 

Saya coba mengupas sedikit berdasarkan pengalaman klinis saya sehari-hari. Pasien dengan riwayat narkoba suntik, akan beresiko untuk tertular virus HIV atau virus Hepatitis C atau B. Suami atau istri dari pengguna Narkoba suntik ini juga beresiko kalau mereka punya anak, anak yang mereka akan lahirkan juga beresiko untuk terjangkit virus HIV atau hepatitis ini.

 

Bicara soal alkohol kita tahu dampak alkohol bisa langsung maupun kronis. Kita menjadi saksi termasuk pada kasus yang terakhir yang dialami oleh seorang model bahwa dalam pengaruh alkohol membawa kendaraan menyebabkan kerugian pada orang lain. Peristiwa tawuran mahasiswa di Makasar juga diduga dilakukan oleh mereka yang berada dibawah pengaruh alkohol, ditemukan botol2 minuman berlakohol saat penggeladah polisi di kampus mereka.
Dalam jangka panjang, akan terjadi gangguan pada saluran pencernaan baik kerongkongan (GERD) atau lambung (Gastritis kronik) akibat penggunaan alkohol jangka panjang. Liver,pankreas juga akan rusak pada penggunaan jangka panjang.

 

Gubernur DKI baru bersama DPRD harus punya semangat sama mengeluarkan larangan menjual alkohol di toko swalayan atau minimarket yang menjamur di seluruh pelosok Jakarta. Mulai sore hingga larut malam, anak2 muda kita mengisi bangku2 yang disediakan di mini market tersebut dan kalau kita perhatikan secara seksama Minuman beralkohol ada saja yang mampir di beberapa meja mereka. Ini sungguh merisaukan.

Bicara soal rokok, rasanya kita semua sudah paham bahwa rokok akan menyebabkan kerusakan pada berbagai organ kita dari yang akut sampai kronis, dari yang ringan sampai mematikan. Kalau dikatakan bahwa ada para perokok yang tetap sehat walau sudah berusia lanjut, ini karena semata-mata sebenarnya mereka hanya tinggal menunggu waktu untuk mendapatkan  dampak buruk dari merokok tersebut. Sekali lagi kita bisa lihat nasib beberapa tokoh nasional yang merokok, meninggal karena kanker sehingga menyesali kenapa tidak mengindahkan anjuran kesehatan untuk tidak merokok.

 

Pada akhirnya, komitmen pemerintah harus tinggi agar bangsa ini tidak hancur dikemudian hari, ketika negara lain berlomba2 menjatuhkan hukuman mati untuk para  gembong Narkoba kita malah memberi keringanan hukuman kepada mereka, ketika negara lain membatasi buat perokok bebas merokok (karena memang dendanya besar kalau merokok di ruang2 publik)  dan pembatasan tembakau kita setengah hati untuk melakukan pembatasan tembakau dan perokok bisa bebas merokok di ruang2 publik.

 

Mudah2an peristiwa yang muncul akhir-akhir ini akibat dampak alkohol dan narkoba, membuat kita bersungguh2 untuk membatasi peredarannya.

Salam sehat,

Ari F Syam

 

Comment Form

You must be logged in to post a comment.

Tentang Blog Ini

Blog staff Universitas Indonesia.

October 2012
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
October 2012
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031