Coronavirus baru dari Timur Tengah yang “mencemaskan “ tidak Menular

In: opini for public

30 Sep 2012

 Coronavirus baru  dari Timur Tengah yang “mencemaskan “ tidak Menular

 

Saat ini jutaan masyarakat muslim dunia termasuk 200an ribu masyarakat muslim Indonesia secara bertahap akan menuju Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah haji. Disisi lain keberangkatan para jamaah haji ini sedikit terganggu dengan berita penemuan corona virus baru yang menyerupai virus yang menyebabkan SARS penyakit berbahaya yang sempat merebak beberapa tahun yang lalu. Dua kasus yang ditemukan yang sudah dipastikan oleh virus baru ini memang 1 berasal dari Arab Saudi dan 1 dari Qatar. Satu kasus sudah meninggal sedang satu kasusnya masih dalam keadaan kritis di rawat di London.

WHO dan otoritas kesehatan setempat belum menyatakan sesuatu yang serius sehubungan dengan penemuan virus baru tersebut. Tidak ada larangan untuk mengunjungi Timur Tengah.  Pernyataaan WHO hari ini tanggal 29 September 2012 menyatakan bahwa tidak ada kasus baru yang ditemukan sehingga bisa disimpulkan saat ini virus tersebut tidak menelar. Tentu hal ini melegakan buat kita semua.

 

Coronavirus sendiri sama seperti coronavirus lain menyebabkan gejala infeksi saluran pernafasan antara lain batuk dan sesak nafas jika infeksi virus ini sudah menyebabkan keterlibatan paru, gejalanya bertambah berat biasanya bisa gagal nafas. Sampai saat ini masih ditelusuri bagaimana virus ini berkembang. Secara umum Coronavirus sendiri umumnya ditularkan melalui batuk dan bersin.

 

Walau keberadaan virus baru ini tidak perlu dicemaskan, para jamaah haji harus tetap waspada dan menjaga kesehatan selama berada di tanah suci. Istirahat cukup dengan berusaha mengurangi aktifitas non ibadah terutama untuk jamaah haji Indonesia kloter-kloter awal. Fokuskan diri untuk dapat mecapai puncak Ibadan haji yaitu wukuf di Arafah dalam keadaan sehat. Tetap menkonsumsi buah2an terutama kurma. Hindari goreng2an dan minuman dingin. Minum air zamzam yang tidak dingin minimal 8-10 gelas sehari. Di Masjidil Haram maupun masjid Nabawi air zam-zam mudah didapat. Didalam keramaian sebaiknya menggunakan masker. Akhirnya apapun infeksinya kalau daya tahan tubuh baik, mudah2an kita tidak mudah tertular penyakit infeksi tersebut.

 

Mudah2an keberadaan virus Coronavirus baru ini tidak berlanjut dan para jamaah haji dari seluruh dunia khususnya dari Indonesia lebih tenang beribadah.

 

Salam sehat,

Ari F Syam

Mantan petugas haji TKHD dan ONH khusus

Staf Pengajar Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM

 

1 Response to Coronavirus baru dari Timur Tengah yang “mencemaskan “ tidak Menular

Avatar

Coronavirus baru dari Timur Tengah yang “mencemaskan “ tidak Menular - Info Wanita

November 28th, 2012 at 11:07 pm

[…] source […]

Comment Form

You must be logged in to post a comment.

Tentang Blog Ini

Blog staff Universitas Indonesia.

September 2012
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
September 2012
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930