Selalu Ada Harapan Baru untuk Menkes yang Baru (@DokterAri)

In: opini for public

14 Jun 2012

Selalu Ada Harapan Baru untuk Menkes yang Baru

Ari Fahrial Syam

Menkes baru diumumkan Dr.Nafsiah Mboi SpA, MPH alumni FKUI tahun 1964. Nama ini bukan nama yang asing buat kita yang  aktif diprofesi kedokteran. Karena beliau merupakan tokoh  HIV AIDS komitmennya jelas untuk memberantas penyakit HIV AIDS di Indonesia.  Harapan baru  selalu ada untuk pimpinan yang baru.

Apa yang sebaiknya Menkes baru  kerjakan? Yang jelas dan yang utama adalah beliau salah satu orang yang paling bertanggung jawab untuk  pencapaian target  Millenium Development Goals (MDG) tahun 2015.  Saya tahu bahwa beliau memang pakar untuk masalah MDG ini, apalagi mempunyai  networking yang  luas dan beliau pernah menjadi salah satu Direktur WHO dan berkantor di Jenewa. Beliau sendiri sebenarnya kandidat calon menteri beberapa kali penunjukkan Menkes-Menkes sebelumnya. Tetapi akhirnya setelah berumur 72 tahun beliau diangkat menjadi Menkes RI. Saat ini memang kita harus segera mengejar ketertinggalan kita di bidang kesehatan antara lain  menurunkan angka kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, menurunkan angka kesakitan HIV AIDS, Malaria, TBC dan infeksi lainnya. Yang mana hal ini merupakan target2 MDG’s. Pengalaman beliau sebagai mantan Ibu Gubernur NTT (1978-1988) dan seorang dokter spesialis anak, diharapkan bahwa beliau lebih peka dan mengetahui permasalahan pembangunan Kesehatan Indonesia Timur. Kesenjangan pelayanan kesehatan khususnya untuk wilayah Timur harus bisa diminimalisasi.

Menteri kesehatan adalah orang yang paling bertanggung jawab agar bangsa ini tidak terus terpuruk dalam mengatasi berbagai permasalahan kesehatan. Angka kematian anak dan ibu masih tinggi. Berbagai penyakit infeksi kita antara lain HIV dan TBC masih masuk kelompok negara2 dengan jumlah kasus yang tertinggi di dunia ini. Upaya yang harus dilakukan harus sistematis mulai dari pusat dan daerah. Seluruh jajaran birokrat di dearah harus berkonsentrasi untuk mencapai target2 tersebut. Dengan sistim pemerintah otonomi saat ini tampaknya pimpinan daerah hanya berorientasi untuk mendapatkan kekuasaan dan mempertahankan kekuasaan. Program pengobatan gratis yang dilaksanakan berbagai Pemda  seakan2 sudah membuat  masalah kesehatan sudah selesai padahal upaya2 yang dilakukan harus masif baik melibatkan semua unsur masyarakat. Program kesehatan bukan menunggu orang sakit tapi membuat bagaimana agar orang tidak sakit.  Orientasi pemerintah harus mencegah agar orang tidak sakit. Sebagai seorang aktifist kesehatan dan juga mantan petinggi WHO, jelas konsep Menkes baru Dr.Nafsiah Mboi SpA,MPH ini sudah matang dan siap diimplimentasikan secara langsung melalui program-program kesehatan. Sekali lagi harapan selalu ada dan rasanya profesi kedokteran harus menyambut kedatangan Menkes baru dan siap mendukung untuk mengejar ketertinggalan selama ini dalam hal pembangunan kesehatan.

Salam sehat,

Ari Fahrial Syam

 

2 Responses to Selalu Ada Harapan Baru untuk Menkes yang Baru (@DokterAri)

Avatar

Jan Peter Alexander Rajagukguk

June 14th, 2012 at 2:15 pm

Moga-moga bapak Menkes kita kali ini bisa mengimplementasi ide-idenya mengingat tragisnya Indonesia Sehat 2010….

Avatar

Selalu Ada Harapan Baru untuk Menkes yang Baru (@DokterAri) - Info Wanita

November 28th, 2012 at 9:18 pm

[…] source […]

Comment Form

You must be logged in to post a comment.

Tentang Blog Ini

Blog staff Universitas Indonesia.

June 2012
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  
June 2012
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930