Segera Lupakan Kegagalan Timnas………

In: Soccer News

21 Nov 2011

Segera Lupakan Kegagalan Timnas…..

Ari Fahrial Syam (@DokterAri)

Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM

Stadion Jaka Baring, Puncak, Kampus UI Depok dan Senayan serta beberapa tempat venue Sea Games ke 26 menjadi saksi kebangkitan olah raga Indonesia. Kebangkitan olah raga Indonesia paling tidak untuk wilayah Asia Tenggara sudah mulai tampak di awal saat Sea Games berlangsung dan tampak semakin jelas setelah duta-duta olahraga Indonesia mencapai prestasi luar biasa dengan meraih lebih dari 150 emas.

Final sepak bola, dimana Timnas gagal  mengalahkan Malaysia menjadi antiklimaks atas prestasi Indonesia yang telah meraih lebih dari 150 emas di Sea Games kali ini. Kita semua menjadi saksi bahwa Timnas telah berjuang dengan sekuat tenaga tapi tampaknya keberuntungan belum ada  dipihak Indonesia sehingga keberhasilan menjadi juara umum menjadi hampa tanpa emas di Sepak Bola. Kegagalan  Indonesia menghantam Malaysia menunjukkan bahwa Sepak Bola kita selalu gagal menjadi yang terbaik di Asia Tenggara.

Lupakan ketidakberhasilan Timnas malam ini karena secara keseluruhan olah raga kita sedang Bangkit dengan prestasi meraih emas lebih dari 150 buah tersebut. Hikmah dari kegagalan Timnas juga menjadi hikmah bagi  para petinggi olah raga agar tidak besar kepala karena walaupun begitu banyak emas yang didulang  tetapi tetap kita tidak berhasil meraih emas di cabang sepak bola cabang yang begitu dicintai rakyat dan bangsa Indonesia.

Mudah-mudahan kekecewaan para pencinta sepak bola Indonesia hanya sesaat karena secara keseluruhan “ketidak beruntungan” saja yang membuat kita gagal meraih kemenangan di cabang Sepak Bola.

Kekecewaan  merupakan faktor yang dapat  membuat seseorang secara psikologis menjadi terganggu dan tidak menjadi kita, tidak bisa tidur nyenyak malam ini. Kekecewaan yang terus menerus terjadi pada akhirnya akan membuat seseorang menjadi terganggu jiwanya. Kekecewaan terhadap kegagalan tim sepak bola menjadi terbaik di Asia Tenggara apalagi dikalahkan dengan Malaysia bisa menyebabkan tambahan stress jika hal ini terus dipikirkan. Kekecewaan yang terus menerus tersebut tentu akan menyebabkan gangguan jiwa berupa gangguan psikosomatik. Pasien dengan gangguan psikosomatik biasanya muncul dengan keluhan-keluhan fisik yang dianggap oleh pasien benar-benar gangguan fisik. Tetapi sebenarnya gangguan fisik yang muncul tersebut terjadi karena gangguan psikis. Berbagai keluhan yang dapat timbul saat seseorang mengalami gangguan psikosomatik, antara lain sakit kepala, pusing melayang, jantung berdebar-debar, tangan gemetar, sakit leher, nyeri punggung, otot terasa kaku, serta banyak keringat terutama pada ujung-ujung jari tangan dan kaki. Pasien dengan gangguan  psikosomatik juga akan merasakan gatal-gatal pada kulit tanpa sebab yang jelas, nyeri dada, nyeri ulu hati, mual, perut kembung dan begah, serta diare.

Lupakan kegagalan Timnas ini dan lihat prestasi cabang-cabang lain dimana  kita berhasil  kembali meraih Gelar “Juara Umum” pertandingan multi event di Asia Tenggara. Jangan sampai kekalahan  ini kita terus sesali karena tentu bisa menimbulkan stress dan mengganggu pikiran kita.

HIDUP INDONESIA

Comment Form

You must be logged in to post a comment.

Tentang Blog Ini

Blog staff Universitas Indonesia.

November 2011
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
November 2011
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930