Isue Pak Presiden Sakit

In: opini for public

12 Oct 2011

Isue Pak Presiden Sakit

 

Istana sudah membantah bahwa pak SBY tidak sakit dan tidak menjalani operasi pemasangan ring jantung. Berita tentang sakitnya presiden ini muncul pada pemberitaan salah satu koran nasional yang memberitakan bahwa Pak SBY menjalani pemasangan ring di salah satu rumah sakit di Jakarta.

 

Saya coba menggambarkan sedikit tentang apa itu ring atau stent jantung. Stent jantung yang dimaksud disini adalah stent yang dipasang pada pembuluh darah koroner jantung. Pemasangan stent ini didahului tindakan kateterisasi pembuluh darah koroner jantung. Pemasangan stent dilakukan utuk mengatasi penyempitan yang terjadi pada jantung.

 

Kateterisasi jantung dan dilanjutkan dengan Percutaneous Transluminal Coronary Angioplasty (PTCA) baik berupa pelebaran pembuluh darah jantung koroner sampai pemasangan stent pembuluh darah  jantung koroner merupakan hal yang rutin dilakukan di RS-RS Besar di jakarta dan kota-kota besar lain di Indonesia. Tindakan ini bukan tindakan  operasi. Tindakan operasi pada pembuluh darah jantung koroner disebut operasi bypass.

 

Untuk pemeriksaan dan tindakan PTCA ini pasien juga tidak butuh perawatan lama dan bisa segera beraktifitas. Saya sendiri pernah mengalami tindakan kateterisasi jantung beberapa tahun yang lalu dan hanya one day care dan Alhamdulillah tidak ditemukan kelainan. Sehingga menurut saya memang bisa saja setelah tindakan tersebut jika tidak ada komplikasi pasien bisa beraktifitas seperti biasa walau tentu pada awalnya dengan pembatasan aktifitas sedang maupun berat.
Terlepas apa yang sebenarnya terjadi pada Pak SBY, saya hanya menyampaikan beberapa tokoh-tokoh dunia baik  sedang aktif memimpin negara maupun sudah tidak menjabat mengalami permasalahan dengan jantungnya mis:  Bill Clinton dan Mahathir Muhammad mengalami operasi bypass, Dick Chenney dilakukan PTCA  saat menjadi wapres USA, pemberitaan sakitnya tokoh dunia ini disampaikan  secara luas kepada publik. Apalagi jika tindakan tersebut berhasil akan menambah kepercayaan masyarakat atas tim dokter yang telah melakukan tindakan tersebut.
Saya berandai2 kalau memang benar pak SBY telah dilakukan tindakan PTCA di Indonesia dan berhasil tentu sebaiknya diumumkan saja, ini akan menambah kepercayaan terutama bagi kalangan atas kepada dokter Indonesia,  untuk tidak cepat2 keluar negeri dalam  penanganan masalah kesehatannya, masak hanya untuk melahirkan atau kasus  demam Typhoid atau DHF saja harus dirawat di Singapura.

 

Kalau bukan pemimpin2 kita  yang bangga atas dokter kita sendiri jangan berharap kalangan atas mempercayakan kesehatannya kepada dokter kita sendiri.

 

Tetapi pada akhirnya diumumkan atau tidak kondisi kesehatan seseorang adalah hak pasien dan menjadi rahasia kedokteran bagi tim dokter yang merawat pasien tersebut.

 

Salam Sehat,

Ari F Syam

Comment Form

You must be logged in to post a comment.

Tentang Blog Ini

Blog staff Universitas Indonesia.

October 2011
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
October 2011
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31