Bohong bisa membawa Petaka (@DokterAri)

In: opini for public

24 Sep 2011
Bohong bisa membawa Petaka.

Bohong adalah upaya seseorang untuk mengalihkan dari fakta yang sebenarnya. Pada saat berbohong seseorang sebenarnya sedang melawan tentang apa yang sebenarnya disampaikan. Saat berbohong sebenarnya terjadi konflik batin dalam diri seseorang ingin berkata jujur atau berkata bohong. Karena sebenarnya hati nurani kita akan berbicara sebenarnya, berbicara sejujurnya. Hal ini jelas akan menjadi beban bagi orang yang berbohong tersebut. Cepat atau lambat perbuatan bohong akan membawa dampak bagi kesehatan. Apalagi jika ada upaya-upaya dari pihak luar yang berusaha untuk membuktikan kebohongan tersebut, tantangan bagi mereka yang berbohong semakin berat dan ini pasti menambah tekanan kejiwaan bagi orang yang sedang berbohong dan mempertahankan kebohongannya. Tekanan jiwa ditambah lagi dengan stress-stress lain akan menyebabkan gangguan jiwa (Neurosis) baik depresi maupun ansietas maupun gangguan fisik akibat kejiwaan berupa penyakit Psikosomatik.

Psikosomatik adalah penyakit fisik yang didasari oleh penyakit psikis. Kita mengetahui berbagai penyakit akan kambuh jika adanya faktor stress yang mencetuskan keadaan tersebut. Asam lambung akan meningkat jika kita stress. Pasien yang mengalami psikosomatik akan diare atau bisa saja sebaliknya menjadi susah buang air besar. Dalam keadaan stress tekanan darah menjadi tidak terkontrol, gula darah juga tidak terkontrol, Serangan asma akan terjadi pada penderita asma yang mengalami kekambuhan karena stress. Serangan stroke atau serangan jantung juga dapat dipicu oleh karena terjadinya stress. Pasien yang mengalami psikosomatik bisa saja akan mengalami gangguan fisik yang lebih menonjol tanpa menyadari bahwa faktor psikis yang mendasari kelainan fisik yang terjadi. Pasien bisa saja datang dengan keluhan gatal pada kulit atau bahkan berupa eksim, pegal-pegal pada bagian badan tertentu (fibromialgia), sesak nafas tanpa sebab yang jelas,sakit kepala kronis,migren, nafsu makannya menjadi terganggu umumnya menurun tetapi bisa saja meningkat. Bisa juga tidurnya menjadi terganggu. Nafsu makan yang menurun, terjadinya gangguan tidur tentu akan menyebabkan penurunan daya tahan tubuh dan akhirnya menyebabkan pasien yang mengalami stress tersebut rentan terhadap berbagai penyakit infeksi.

Pada akhirnya semakin kita berbohong semakin banyak permasalahan yang timbul. Hidup apa adanya dan selalu berbuat jujur dan selalu berkata benar adalah upaya kita agar tidak terjebak untuk berbohong. Karena pada akhirnya makhluk yang terbaik dimuka bumi ini adalah makluk yang terbaik dimata Tuhan. Jangan karena takut popularitas dimata manusia turun, kita berbicara bohong.

Salam sehat,

Ari F Syam

Praktisi Klinis

-Departemen Ilmu -Penyakit Dalam FKUI-RSCM

-PB.PAPDI

Comment Form

You must be logged in to post a comment.

Tentang Blog Ini

Blog staff Universitas Indonesia.

September 2011
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
September 2011
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930