Dokter Ari's Blog (@dokterari)

Peduli Terhadap Kejadian Sekitar

RSS Feed

Waspadai Wabah Infeksi usus oleh Bakteri Ecoli di Eropa

Posted by Dr.Ari on 4th June and posted in Gastrointestinal Problem

Waspadai Wabah Infeksi usus oleh Bakteri Ecoli di Eropa

Dr.Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH,MMB, FINASIM

Beberapa hari ini saya mengamati  perkembangan wabah infeksi usus akibat  kuman E coli. Sebagaimana kita ketahui usus kita bisa terinfeksi oleh virus,bakteri,jamur atau parasit lain. Salah penyebab infeksi bakteri adalah oleh kuman E coli. Kuman Ecoli merupakan kuman yang sering mencemari makanan dan minuman kita. Air yang keruh biasanya disebabkan oleh karena tingginya kadar bakteri Ecoli ini. Oleh karena itu jika kita mengkonsumsi makanan yang tercemar tersebut dan kebetulan daya tahan tubuh kita tidak baik kita dapat terinfeksi oleh bakteri E coli tersebut.

 

Secara umum kuman E coli mengeluarkan toksin antara lain enterotoksigenik dan enterohemoragik. Pasien dengan infeksi oleh bakteri E coli ini biasanya diare cair disertai mual muntah dan bisa juga BAB ada darah.  Masa inkubasi infeksi biasanya lebih dari 16 jam. Makanan yang bisa tercemar dengan bakteri E coli ini antara lain ikan Selada, keju, daging, air, daging sapi panggang, sosis, susu mentah, sayuran mentah, jus apel, unggas, telur, produk susu kemasan, kentang atau salad telur, selada, sayuran mentah, udang, makanan laut lain yang mentah atau setengah matang.

Apa yang terjadi saat ini di Eropa adalah pencemaran sayur2an oleh bakteri Ecoli dengan strain baru dimana toksin dari bakteri Ecoli tersebut menyebabkan orang terjangkit lebih banyak dan sampai menyebabkan kematian. Toksinnya menyebabkan kerusakan ginjal mendadak dan tidak umum terjadi pada infeksi bakteri Ecoli sebelumnya. Selain itu makanan yang tercemar adalah sayur-sayuran dalam hal ini ketimun yang memang akan dikonsumsi secara mentah sehingga kemungkinan orang yang menkonsumsi ketimun yang tercemar bakteri tersebut mudah terjangkit infeksi oleh bakteri ini.

 

Sekarang bagaimana sikap kita menanggapi wabah yang sedang menjangkiti negara Eropa, rasanya terlalu berlebih2an jika kita takut mengkonsumsi sayur mayur atau ketimun saat ini. Saya rasa distribusi sayur mayur yang terjangkit bakteri ini pasti sudah sangat dibatasi. Tetapi tentu pemerintah harus memberikan kewaspadaan bagi para penumpang yang baru datang dari Eropa yang kemungkinan tertular oleh bakteri ini. Selanjutnya budaya hidup sehat selalu kita terapkan dalam kehidupan sehari. Selalu mengkonsumsi makanan dan minuman yang bersih. Memasak makanan dengan sebaik-baiknya dan tidak mengkonsumsi makanan yang sudah tidak segar atau dicurigai sudah rusak atau kadaluarsa. Membersihkah sayur mayur dengan sebaik-baiknya jika ingin dikomsumsi secara mentah.

 

Salam sehat,

 

Powered By Wordpress || Designed By @ridgey28