Kenali ganguan kesehatan karena stress. By Ari Fahrial Syam

In: opini for public

9 Jun 2010

Bulan-bulan ini merupakan bulan yang cukup menegangkan bagi para orang tua dan anak-anak kita yang akan melanjutkan pendidikan baik dari SD ke SMP maupun SMP ke SMA dan SMA ke universitas. Bahkan untuk beberapa SD favorit orang tua yang mempunyai anak yang akan masuk SD pun turut mengalami stress karena harus melalui proses seleksi yang ketat. Walau sebagian kecil sudah ada kepastian dimana anaknya melanjutkan pendidikan.Kondisi ini baik bagi anak yang sedang menjalani proses pedidikan lanjutan dan juga tentunya orang tua yang mempunyai anak yang sedang menjalani proses ini menjadi stress sendiri. Oleh karena itu pada masa-masa yang menegangkan  ini dengan tingkat stress yang cukup tinggi, para orang tua harus bisa mengendalikan diri dan tetap memberikan ketenangan kepada anak-anaknya.Kondisi stress yang terjadi selain akan membawa dampak bagi kejiwaan orang yang mengalami stress tersebut juga akan  menyebabkan terjadinya  gangguan fisik.  Kadang kala keluhan-yang muncul lebih banyak berupa keluhan fisik padahal penyebab utama keluhan fisik yang muncul tersebut karena pengaruh kejiwaannya. 

HUBUNGAN JIWA DAN RAGA

Jiwa dan raga merupakan suatu satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Jika terjadi gangguan pada jiwa juga akan berpengaruh pada raga. Begitu pula sebaliknya jika raganya sakit juga akan mencetuskan terjadinya gangguan jiwa. Oleh karena itu jika seorang dokter mengobati pasien harus selalu ingat mengenai hal tersebut.Pengertian sehat oleh World Health Organization (WHO) secara tegas menyatakan bahwa sehat bukan saja sehat fisik tapi juga sehat psikologis, social dan spiritual. Konsep ini pun harus selalu dipegang dalam mengobati seseorang.Stress merupakan faktor utama yang bisa menyebabkan terjadinya gangguan pada faktor kejiwaan yang pada akhirnya dapat mengganggu fisik seseorang. Berbagai gangguan system organ bisa terjadi akibat adanya faktor stress tersebut.Gangguan fisik yang disebabkan oleh faktor psikis ini selanjutnya sering disebut sebagai gangguan psikosomatik yang terjadi dapat merupakan akibat dari gangguan keseimbangan saraf otonom vegetatif, gangguan konduksi impuls melalui neurotransmitter, gangguan alat dalam organ tubuh (visceral), gangguan system hormonal dan juga gangguan system pertahanan tubuh. Berbagai kelainan organ yang terjadi dapat dihubungkan dengan                faktor-faktor yang menyebabkan kelainan organ tersebut.Berbagai keluhan yang dapat timbul saat seseorang mengalami stress antara lain sakit kepala, pusing melayang, tangan gemetar, sakit leher, nyeri punggung dan otot terasa kaku, banyak keringat terutama pada ujung-ujung tangan dan kaki, selain itu ujung-ujung tangan dan kaki terasa dingin, gatal-gatal pada kulit tanpa sebab yang jelas, nyeri dada, nyeri ulu hati,  mual, perut kembung dan begah serta diare.Dalam kondisi dan situasi saat ini, didapartkan   banyak pasien yang datang dengan keluhan nyeri ulu hati atau sesak nafas dan gatal-gatal.Tetapi perlu diperhatikan bahwa gejala-gejala yang timbul ini bisa karena ada penyakit organik, oleh karena itu memang harus dipastikan dulu bahwa tidak ada penyakit organik sampai mendapat kesimpulan kalau keluhan-keluhan yang timbul tersebut  karena penyakit psikosomatik.Berbagai penyakit kronis yang dapat diperberat oleh adanya faktor stress antara lain penyakit kencing manis, sakit jantung, stroke, penyakit rematik baik sendi maupun non sendi, gangguan seksual, ganguan buang air kecil, obesitas, kehilangan daya ingat, infertilitas,  masalah tyroid, penyakit autoimun, asma bronkiale serta sindrom usus iritabel                               (irritable bowel syndrome/IBS).

Stres dan Gangguan Pencernaan           

Stress sangat berhubungan erat dengan terjadinya gangguan pencernaan baik pencernaan saluran cerna atas maupun saluran cerna bawah. Gangguan saluran               pencernaan atas yang sering ditemui sering disebut oleh orang awam sebagai sakit maag. Secara medis istilah sakit maag ini disebut sebagai Dispepsia.Dispepsia sendiri dapat dikelompokkan menjadi dua, dispepsia organik dan dispepsia fungsional. Dispepsia yang berhubungan dengan faktor stress adalah dispepsia fungsional. Definisi dispepsia atau sakit maag fungsional yaitu adanya nyeri atau rasa panas di daerah ulu hati, rasa penuh atau tidak nyaman setelah makan dan rasa cepat kenyang yang telah berlangsung minimal selama 3 bulan dalam rentang waktu selama 6 bulan. Dari definisi ini jelas bahwa tentunya orang mempunyai sakit maag yang fungsional jika merasakan keluhan pada lambung sudah berlangsung lama.            Dispepsia fungsional ini memang sangat berhubungan erat dengan faktor psikis. Berbagai penelitian memang telah membuktikan hubungan antara sakit maag fungsional dengan faktor stress yang dialami seseorang terutama faktor kecemasan (ansietas).             Penelitian yang kami lakukan dan penelitian di luar negeri menunjukkan bahwa kejadian sakit maag yang fungsional ini lebih besar dari sakit maag yang organik yaitu mencapai 70-80%           kasus sakit maag. Fakta ini menunjukkan bahwa sebagian besar pasien yang datang karena keluhan sakit maag tersebut karena sakit maag fungsional. Tetapi tetap perlu evaluasi              dahulu apakah memang seseorang yang mengalami sakit maag tersebut karena sakit maag fungsional dan dicetuskan oleh faktor stress atau karena sebab lain. Makanan dan minuman terutama minuman yang beralkohol merupakan salah satu faktor yang juga bisa mencetuskan timbulnya gangguan pada maag seseorang. Selain itu faktor obat-obatan terutama                       obat-obatan untuk penghilang rasa sakit bak ini sakit kepala dan sakit sendi juga bisa menimbulkan gangguan pada maag seseorang.  Oleh karena itu faktor obat-obatan ini                  juga harus menjadi perhatian.            Pasien sakit maag dimana faktor stress sebagai pencetus biasanya mempunyai sifat cepat cemas atau depresif. Hal ini dibuktikan dengan penelitian-penelitian dimana pasien dengan sakit maag fungsional mempunyai tingkat kecemasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang sehat.  Keadaan ini timbul karena faktor pencetus tertentu dan apabila seseorang telah terbebas dari faktor pencetus yang mempengaruhi tingkat stressnya maka keluhan               sakit maagnya akan berkurang. Contoh kecil yang sering terjadi adalah apabila seorang mahasiswa atau mahasiswi akan menghadapi ujian akhir maka sakit maagnya akan kambuh dan sakit maagnya ini akan berkurang setelah ujian tersebut selesai.Bagaimana mengatasi keadaan ini? Jelas selain mengendalikan diri terhadap                   faktor stressor yang terjadi, mereka yang mengalami gangguan maag tersebut perlu mendapat obat-obatan untuk mengontrol asam lambungnya agar gejala sakit maag yang timbul                   dapat dikontrol. Salain itu obat untuk memperbaki fungsi lambung (prokinetik) dapat               diberikan untuk mengurangi gejala yang timbul seperti keluhan cepat kenyang, mual                  bahkan muntah.Pada akhirnya walaupun sakit maag bisa berhubungan dengan stress dimana stress dapat mencetuskan keluhan sakit maag, tetapi tetap harus dievaluasi dan dikonsultasikan kedokter apakah sakit maagnya yang terjadi memang semata-mata dicetuskan oeh faktor stress atau ada faktor lain yang menyebabkan sakit maag tersebut. KesimpulanStress berhubungan dengan berbagai penyakit baik stress sebagai pencetus atau stress tersebut menjadi penyebab langsung. Dalam situasi saat ini dimana orang tua dan anak-anak sedang menunggu pengumuman untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi merupakan situasi yang memungkinkan stress tersebut muncul. Mengendalian diri yang baik merupakan salah satu kunci untuk menghindari stress yang ada didepan tersebut. *********************************** 

1 Response to Kenali ganguan kesehatan karena stress. By Ari Fahrial Syam

Avatar

BOY FAISAL

March 27th, 2011 at 2:07 pm

selamat sore dok..
saya banyak dapat informasi dari tulisan2 dokter.
saya mau tanya dok…
sudah 1 bulanan ini saya sering bgt sendawa dok,saya sudah minum ranitidin sama polycrol tapi kok masi belum hilang ya dok..terima kasih dok..
o ya,apakah dokter masih praktek di rs Husni thamrin?
terima kasih banyak dok..

Comment Form

You must be logged in to post a comment.

Tentang Blog Ini

Blog staff Universitas Indonesia.

June 2010
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
June 2010
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930