Tetap sehat setelah Lebaran usai

In: opini for public

16 Sep 2009

Tetap sehat setelah Lebaran usai
Dr. H. Ari Fahrial Syam Sp.PD-KGEH, MMB

Tidak terasa kita hampir menyelesaikan Puasa Ramadhan. Setelah melalui puasa Ramadhan kita akan kembali menjalani kehidupan seperti sebelum Ramadhan. Seputar Hari Raya lebaran dan paska lebaran merupakan minggu ujian bagi kita semua terutama yang melaksanakan puasa dan berlebaran. Berbagai penyakit dapat timbul seputar dan setelah lebaran. Jika kita ingin sehat Terus sebagai himah dari kita berpuasa ini maka kita harus mengantisipasi berbagai penyakit yang timbul seputar lebaran tersebut.

Secara umum penyakit seputar lebaran dapat terjadi segera setelah seseorang tersebut sampai di kampung halaman setelah melakukan perjalanan mudik yang melelahkan. Penyakit tersebut juga dapat timbul karena makanan atau minuman yang dimakan baik selama mudik atau pada saat lebaran kualitasnya tidak terjaga. Penyakit paska lebaran biasanya juga timbul karena kekambuhan penyakit kronik yang sudah diderita sebelumnya. Beberapa penyakit yang biasanya membutuhkan obat terus menerus adalah obat anti hipertensi, obat kencing manis, obat asam urat dan obat kolesterol. Penyakit ini timbul karena keterbatasan obat dan kesulitan mendapatkan obat saat liburan lebaran. Selain itu pola makan yang tidak ketat selama lebaran cenderung membuat seseorang yang sudah mempunyai penyakit kronik ini mengalami kekambuhan karena kurang memperhatikan makanan yang dimakan. Padahal bisa saja penyakitnya sudah terkontrol selama mereka berpuasa Ramadhan.

Semua kita maklum bahwa selama lebaran pembantu yang biasanya mengurusi rumah tangga kita umumnya juga akan berlebaran, Ketiadaan pembantu juga membawa dampak kepada kita. Selama ketidakadaan pembantu cenderung makanan yang dikonsumsi adalah makanan yang tidak segar dan biasanya makanan yang disimpan di kulkas atau diletakan dimeja makan atau pada suhu kamar dalam waktu lama.

Mudik yang melelahkan

Penyakit yang biasanya terjadi segera setelah lebaran setelah seseorang menjalankan mudik yang melelahkan adalah penyakit infeksi pernafasan atas dan diare. Sebagaimana kita ketahui untuk sampai di kampung halaman saat mudik lebaran seseorang harus melakukan perjalanan yang melelahkan baik dengan kendaraan sendiri ataupun dengan kendaraan umum baik bus atau kereta api. Umumnya kendaraan umum baik kereta api ataupun bis maupun kapal laut/ ferry berisi penumpang yang banyak. Sehingga cenderung seseorang yang sedang dalam perjalanan mudik tersebut tidak dapat beristirahat. Pada keadaan kelelahan baik karena kurang tidur apalagi jika seseorang tersebut masih melakukan ibadah puasa selama perjalanan maka akan kurang minum. Selain itu saat berbuka serta sahur selama dalam perjalanan cenderung untuk menkonsumsi makanan yang tidak cukupdan seadanya saja. Sebagian besar pemudik bahkan hanya menkonsumsi makanan dan minuman yang didapat selama perjalanan atau dibawa selama perjalanan. Sehingga keadaan ini akan menyebabkan seseorang tersebut daya tahan tubuhnya menurun. Jika hal ini terjadi maka para pemudik mudah sekali mengalami penyakit flu atau infeksi saluran nafas atas.

Selain itu selama diperjalanan kecenderungan untuk membeli makanan atau minum baik yang home made atau dalam bentuk kemasan selama perjalanan dimana keamanan dan kebersihan dari makanan tersebut perlu dipertanyakan. Sehingga seseorang itu juga mudah mengalami penyakit diare. Kedua penyakit ini baik infeksi saluran nafas atas dan diare sangat mendominasi bagi para pemudik yang baru saja sampai dikampung halaman. Hal inipun harus diantisipasi oleh Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah. Selain itu karena umumnya para pemudik ini kurang istirahat dan kurang bergerak saat diatas kendaraan biasanya para pemudik mengalami sakit kepala dan mengalami pegal-pegal sesampainya di kampung. Biasanya keadaan ini dapat diatasi dengan cukup tidur. Masalahnya setelah sampai di kampung mereka cenderung tidak beristirahat karena keinginan untuk bersilahturahmi dengan keluarga dan kerabat di kampung. Sehingga keadaan kelelahan ini akan semakin bertambah parah dimana pada awalnya kurang diperhatikan dan tentunya keadaan ini akan memperparah daya tahan tubuh seseorang sehingga dia akan mudah mengalami berbagai penyakit terutama karena penyakit infeksi akibat virus baik berupa flu atau diare.

Kambuhnya penyakit kronik

Berbagai penyakit kronik umumnya cenderung akan mengalami kekambuhan setelah lebaran. Sebagai mana diketahui budaya lebaran adalah budaya silahturahmi berkunjung kerumah sanak keluarga dan kerabat. Selama berkunjung ini biasanya menkomsumsi berbagai makanan dan minuman. Makanan dan minuman yang disediakan ini biasanya akan lebih banyak dan bervariasi. Umumnya makanan dan minuman tersebut tinggi lemak, manis dan asin. Berbagai minuman kaleng yang bersoda juga disediakan selama lebaran. Tentunya makanan-minuman ini jika dikonsumsi oleh seseorang yang sudah mempunyai penyakit kronik, sehingga hal ini akan menyebabkan penyakitnya mengalami kekambuhan. Pasien dengan penyakit kencing manis akan cenderung gula darahnya menjadi tidak terkontrol. Pasien dengan penyakit darah tinggi tekanan darahnya menjadi tidak terkontrol. Pasien dengan hiperkolesterol atau asam urat tinggi maka keadaan kolesterol dan asam urat tingginya menjadi bertambah parah. Kalau pasien yang sudah obesitas dan jika saat berpuasa sudah mengalami penurunan berat badan sehabis lebaran cenderung berat badannya kembali seperti sebelum puasa dan jika makannya tidak terkontrol selama lebaran bahkan berat badannya akan bertambah melonjak. Oleh karena itu pada minggu pertama-pertama setelah lebaran pasien-pasien yang datang ke unit gawat darurat RS karena diare serta berbagai penyakit kronis yang mengalami kekambuhan hipertensi yang tidak terkontrol bahkan sampai stroke atau serangan jantung serta gula darah yang tidak terkontrol.

Antisipasi berbagai penyakit seputar lebaran merupakan hal yang penting. Kita harus selalu ingat bahwa rangkaian lebaran dengan berbagai aktifitas akan membawa dampak yang kurang baik bagi kesehatan. Sehingga tentunya masyarakat harus waspada dan tetap melakukan upaya pencegahan terhadapat penyakit seputar lebaran. Sehingga pada saat harus beraktifitas kembali paska lebaran tetap berada dalam keadaan sehat wal afiat.

Minal Aidin Wal Faidzin- Mohon Maaf lahir batin

Penulis adalah dokter spesialis penyakit dalam konsultan penyakit Lambung dan Pencernaan dan dosen FKUI.

Email : ari_syam@hotmail.com

Comment Form

You must be logged in to post a comment.

Tentang Blog Ini

Blog staff Universitas Indonesia.

September 2009
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
September 2009
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930