Dokter Ari's Blog (@dokterari)

Peduli Terhadap Kejadian Sekitar

RSS Feed

Penyakit Akibat Ketiadaan Asisten Rumah Tangga.

Posted by Dr.Ari on 20th June and posted in opini for public

Penyakit Akibat Ketiadaan Asisten Rumah Tangga.

Sampah rumah

Menjelang lebaran dan 1-2 minggu setelah lebaran biasanya pembantu rumah tangga juga ikut pulang kampung sehingga cenderung rumah kurang dibersihkan tidak seperti biasanya. Disisi lain petugas pembuang sampah juga ikut libur sehingga banyak sampah yang bertumpuk dan belum terangkat. Keadaaan ini biasanya menyebabkan  lebih banyak lalat pada sampah yang bertumpuk tersebut, tikus-tikus akan lebih banyak berkeliaran karena begitu banyak sampah yang menumpuk selain itu juga nyamuk akan lebih banyak.

Binatang-binatang yang membawa bibit penyakit ini jika tidak diperhatikan dan tidak dicegah keberadaannya akan membawa dampak juga bagi kesehatan kita. Lalat jelas membawa berbagai penyakit infeksi usus baik yang hanya diare sampai yang berat seperti demam thypoid. Tikus merupakan vector yang penting untuk terjadi penyakit demam kuning atau leptospirosis. Nyamuk  terutama yang berada sekitar rumah tentu akan menjadi sumber penyakit jika nyamuk tersebut merupakan nyamuk aedes aegypti yang membawa   virus DHF. Oleh karena itu tetap harus diperhatikan kebersihan didalam dan sekitar rumah,  hindari air-air tergenang yang potensial tempat hidupnya jentik  nyamuk pembawa virus maut tersebut. Memang saat ini tidak ada hujan tetapi ketika ada genangan air bersih misal dari air buangan AC atau ari dari kulkas atau dispenser jelas menjadi genangan air bersih yang menjadi tempat tumbuh suburnya jentik2 nyamuk aedes aegypti.

Oleh karena itu berbagai penyakit akibat adanya vektor yang tumbuh subur akibat lingkungan yang tidak bersih harus diantisipasi yaitu infeksi usus, demam typhoid, disentri, leptospirosis dan juga demam berdarah atau DHF.

Ketidakadaan pembantu termasuk  liburnya jasa katering umumnya  menjadi masalah bagi para ibu rumah tangga yang kebetulan tidak pulang kampung. Mereka  cenderung  menyimpan  makanan sebanyak-banyaknya di kulkas. Selain itu juga ada kecenderungan untuk menyimpan makanan di meja makan atau pada suhu kamar dalam waktu yang lama. Sehingga pada saat dikomsumsi selanjutnya,  lupa untuk dipanaskan kembali. Pada saat penyimpanan harus tetap diperhatikan makanan yang matang jangan berdekatan dengan makanan yang mentah sehingga makanan yang matang tidak terkonsumsi dengan  bakteri yang kebetulan hidup pada makanan yang mentah tersebut. Makanan yang terlalu lama disuhu kamar juga cenderung kontaminasi. Yang menjadi masalah kadang kala tidak semua kuman yang mencemari makanan tersebut menyebabkan perubahan bau dan bentuk dari makanan tersebut. Oleh karena itu proses pemanasa makanan tersebut baik secara langsung atau melalui microwave harus tetap dilakukan pada saat makanan tersebut dikonsumsi kembali. Sehingga kejadian keracunan makanan yang kerap terjadi selama seputar lebaran tidak terjadi.

Ketidak adaan asisten rumah tangga memang akan menjadi masalah tetapi sebagian kita yang memang punya cukup dana akan mengambil pembantu infal yang biayanya juga cukup lumayan. Tetapi justru pada kesempatan seperti ini ibu bisa mengajak semua anggota keluarga untuk bahu membahu membersihkan rumah dan bersama-sama untuk masak agar terhindar dari berbagai penyakit yang bisa terjadi akibat ketidak adaan pembantu ini.

Salam sehat,

 

 

Kue lebaran, masakan bersantan dan antisipasi penyakit lebaran.

Posted by Dr.Ari on 17th June and posted in opini for public

Berbagai penyakit kronik umumnya cenderung akan mengalami kekambuhan setelah lebaran. Sebagai mana diketahui budaya lebaran adalah budaya silahturahmi berkunjung kerumah sanak keluarga dan kerabat. Selama berkunjung ini biasanya mengonsumsi berbagai makanan dan minuman. Makanan dan minuman yang disediakan ini  biasanya akan lebih banyak dan bervariasi. Umumnya makanan dan minuman tersebut tinggi lemak, manis dan asin. Kue-kue manis dengan kalori tinggi. Kue yang banyak mengandung coklat dan keju mendominasi penganan lebaran. Kue cake biasanya dibuat dengan  kuning telur yang banyak yang banyak mengandung kolesterol tinggi. Hidangan makan juga banyak yang mengandung santan, sekali lagi makanan yang bersantan juga mengandung lemak. Apalagi jika makanan tersebut dimasak berulang-ulang sehingga lemak jenuhnya semakin tinggi dan ini sudah tidak baik untuk kesehatan.

Berbagai minuman kaleng yang bersoda juga disediakan selama lebaran. Tentunya makanan-minuman ini jika dikonsumsi oleh seseorang  yang sudah mempunyai penyakit kronik, sehingga hal ini akan menyebabkan penyakitnya mengalami kekambuhan. Pasien dengan penyakit kencing manis akan cenderung gula darahnya menjadi tidak terkontrol.

Pasien dengan penyakit darah tinggi tekanan darahnya menjadi tidak terkontrol. Pasien dengan hiperkolesterol atau asam urat tinggi maka keadaan kolesterol dan asam urat tingginya menjadi bertambah parah.

Kalau pasien yang sudah obesitas dan jika saat berpuasa sudah mengalami penurunan berat badan sehabis lebaran cenderung berat badannya kembali seperti sebelum puasa dan jika makannya tidak terkontrol selama lebaran bahkan berat badannya akan bertambah melonjak.

Oleh karena itu pada minggu pertama-pertama setelah lebaran pasien-pasien yang datang ke unit gawat darurat  RS karena diare serta berbagai penyakit kronis yang mengalami kekambuhan hipertensi yang tidak terkontrol bahkan sampai stroke atau serangan jantung serta  gula darah yang tidak terkontrol.

Antisipasi dengan berbagai penyakit pasca   lebaran merupakan hal yang penting. Kita harus selalu ingat bahwa rangkaian lebaran dengan berbagai aktifitas akan membawa dampak yang kurang baik bagi kesehatan. Begitu juga proses mudik dan balik dari mudik merupakan rangkaian perjalanan yang melelahkan  Sehingga tentunya masyarakat harus waspada dan tetap melakukan upaya pencegahan terhadap penyakit paeca  lebaran. Istirahat cukup dan kasih waktu untuk beristirahat 1 hari sebelum melaksanakan kerja rutin.

Tetap memperhatikan untuk  membatasi makan yang terlalu asin atau terlalu manis.  Banyak minum apalagi dengan kondisi kemarau saat ini, kurangi minuman yang dingin dan goreng-gorengan yang akan mengiritasi saluran pernafasan kita. Sehingga pada saat harus beraktifitas kembali pasca lebaran tetap berada dalam keadaan sehat wal afiat.

Ada 8 tips sehat mengantisipasi penyakit pasca lebaran yaitu:

  1. Perhatikan makan dan minum terutama kualitas makanan dan minuman tersebut.
  2. Perhatikan jumlah kalori dari makanan atau minum tersebut, camilan sekecil apapun kalau manis pasti mengandung kalori.
  3. Usahakan hanya mengkonsumsi 1 macam lauk saja, jika merasa camilan (kue lebaran)  dikonsumsi lebih banyak kurangi nasi saat makan besar.
  4. Hindari camilan yang mengandung coklat,keju dan berlemak. Lemak mempunyai kalori yang lebih besar 2 kali lebih dari karbohidrat.
  5. Banyak minum lebih dari 2 liter per hari.
  6. Banyak mengkonsumsi buah dan sayur-sayuran diusahakan 5 servings saat makan pagi,siang dan malam dan disela-sela makan tersebut.
  7. Tetap melakukan aktifitas olah raga atau bergerak, jika silahturahmi bisa dijangkau dengan berjalan usahakan lakukan dengan berjalan.
  8. Usahakan tidur minimal 6 jam.

 

Salam sehat,

Powered By Wordpress || Designed By @ridgey28