Dokter Ari's Blog (@dokterari)

Peduli Terhadap Kejadian Sekitar

RSS Feed

Ketika Divonis Kanker Stadium 4…

Posted by Dr.Ari on 7th September and posted in opini for public

Ketika Divonis Kanker Stadium 4…

Kembali lagi kita kehilangan salah satu tokoh nasional Bapak Sutopo. Almarhum berjuang dengan kanker paru yang saat terakhir sudah menyebar ke organ lain, almarhum divonis pertama kali menderita kanker sejak Desember 2017.

Berarti almarhum bertahan selama 19 bulan. Saya hanya mengingatkan bahwa kita atau kerabat kita bisa saja menghadapi sakit kanker yang berbahaya ini. Tetapi kadang kala kita tidak memahami bagaimana sikap kita saat menghadapi yang namanya sakit kanker bahkan akhir dari perjalanan sakit tersebut.

Sehari-hari, sebagai dokter yang bekerja sebagai dokter spesialis penyakit dalam, saya selalu berhubungan dengan pasien yang mengalami sakit termasuk juga sakit kanker. Seseorang yang mengalami sakit kanker setelah menjalani proses pengobatan akan mengalami tiga hal: remisi, remisi dengan gejala sisa atau mengalami kematian.

Kematian yang terjadi memang bisa diprediksi diawal saat kepastian diagnosis pasien ditegakkan. Cuma kadang kala, karena kecemasan yang tinggi pasien kanker yang sebenarnya masih stadium awal selalu berpikir kematian. Tetapi sebaliknya, saya sering juga menghadapi seseorang yang sudah menderita panyakit kanker yang lanjut misal kanker stadium 4 tetapi tetap semangat dan tidak takut menghadapi kematian.

Pandangan manusia menghadapi kematian memang bermacam-macam. Pengalaman saya sebagai dokter penyakit dalam, melihat ada dua hal utama yang ada dipikiran pasien mengenai kematian. Ada yang berpikir bahwa upaya pencegahan dan pengobatan merupakan upaya untuk mencegah kematian.

Disisi lain, ada yang berpandangan bahwa kematian sudah takdir Allah SWT sehingga tidak sungguh-sungguh didalam menjalani pengobatan dan tinggal menunggu saja takdir yang diberikan setelah mengalami kesakitan tersebut.

Begitu juga pandangan keluarga pasien, ada yang pasrah dalam menghadapi sesuatu kematian tetapi ada yang merasa bahwa ada yang pada awalnya tidak terima jika anggota keluarganya mengalami perburukan dan mengalami kematian. Kadang kala hal ini terjadinya karena anggota keluarga yang sakit denial atas kondisi sakit yang dihadapi keluarganya.

Almarhum Pak Sutopo, sempat mengunggah video pada hari Sabtu (15/6/2019) minta doa sebelum menjalani pengobatan kanker parunya di Guangzho. Contoh pasien yang tetap optimis dan semangat untuk berobat walau sudah mengetahui penyakit kankernya sudah stadium 4 karena sudah menyebar ke organ lain. Dokter mungkin juga sudah menyampaikan mengenai prognosis dari penyakitnya.

Dokter memang sudah dibekali dengan ilmu prognosis yaitu memperediksi jika dilihat perjalanan penyakit dan kondisi pasien seberapa kondisi sakit pasien. Pilihan prognosis bisa baik, buruk, atau ragu-ragu.

Untuk penyakit kanker, penentuan prognosis lebih mudah apalagi jika pasien sudah jatuh dalam kondisi sakit kanker yang lanjut atau stadium 4. Dokter bisa memprediksi angka kelangsungan hidup (survival rate) dalam 1 tahun atau 5 tahun. Semakin lanjut sakitnya semakin rendah harapan hidupnya.

Mengetahui informasi mengenai harapan hidup menjadi penting untuk diketahui oleh pasien dan keluarga pasien sehingga pasien dan keluarga lebih siap menghadapi kematian.

Kanker paru memang salah satu penyebab kematian terbesar pada laki-laki. Umur harapan hidup kanker paru stadium 4 sekitar 4.7% dan kondisi ini juga dipengaruhi oleh kondisi pasien, umur, jenis kelamin, etnis dan respon terhadap pengobatan.

Mudah-mudahan tulisan ini bisa memahami salah satu hal yang pasti terjadi pada setiap manusia.

Selamat jalan Bapak Sutopo, semoga husnul khotimah.
Salam,

Dr.Ari Fahrial Syam
Akademisi dan praktisi klinis
@dokterari

 

Mengenal Lebih Dekat Kanker Darah Penyebab Kematian Ibu Ani Yudhoyono

Posted by Dr.Ari on 9th June and posted in opini for public

Kanker adalah salah satu penyebab kematian yang umum terjadi pada masyarakat kita. Angka kejadiannya terus meningkat ditengah masyarakat: peningkatan terjadi pada 1,4 per 1000 penduduk pada tahun 2013 menjadi 1,79 per 100 penduduk di Indonesia pada tahun 2018.

Kanker bisa menyebabkan pasien yang menderita lebih cepat meninggal sehingga harapan hidup pasien dengan kanker lebih rendah dari masyarakat umum. Seperti yang terjadi pada Ustadz Arifin Ilham yang menderita kanker kelenjar getah bening atau limfoma yang meninggal pada usia 49 tahun dan Ibu Ani Yudhoyono dengan leukemia meninggal umur 67 tahun.

Almarhumah Ibu Ani Yudhoyono melawan kanker darahnya selama 4 bulan di Singapura. Allah lebih memilih almarhumah kembali ke sisi-Nya setelah menjalani perawatan intensif selama 4 bulan sejak 2 Februari 2019 hingga 1 Juni 2019.

Pada awal pemberitaan Pak SBY sempat memberikan keterangan pers bahwa ibu Ani menderita kanker darah. Kanker darah atau blood cancer sendiri sebenarnya dibagi menjadi tiga yaitu leukemia, limfoma, dan myeloma.

Ibu Ani sendiri akhirnya diketahui menderita leukemia. Leukemia menyerang sumsum tulang, limfoma menyerang kelenjar getah bening, dan myeloma menyerang sel plasma. Sebagaimana kita ketahui bahwa limfoma inilah yang menyebabkan kematian Ustad Arifin Ilham.

Pasien dengan leukemia kronik yang tetap minum obat survival rate 5 tahunnya bisa mencapai diatas 90%. Leukemia banyak diderita pasien diatas usia 55 tahun dan pasien dibawah 20 tahun. Semakin tua usia semakin rendah umur harapan hidupnya.

Secara umum pasien leukemia datang dengan anemia atau pucat karena hemoglobin yang rendah. Pasien juga bisa datang karena nyeri tulang. Seperti yang disampaikan oleh Pak SBY pada saat pemberitaan awal bahwa Ibu Ani dirawat karena adanya keluhan nyeri punggung.

Selain itu pasien dengan leukemia mengeluh lemas, cepat lelah, sakit kepala dan bisa saja pasien leukemia mempunyai keluhan seperti demam, keringat malam, dan seperti gejala pasien sakit flu. Pasien dengan leukemia juga mudah mengalami infeksi karena daya tahan tubuhnya yang menurun.

Pada pasien dengan leukemia bisa juga mengalami perdarahan seperti mimisan atau gusi berdarah yang ini berhubungan dengan sistem pembekuan darah pasien. Pasien leukemia cenderung mengalami nafsu makannya menurun dan berakibat pada penurunan berat badan.

Pada pemeriksaan fisik dokter bisa saja menemukan pembengkakan pada liver dan limpa. Pasien dengan limfoma biasanya juga datang dengan keluhan adanya benjolan pada leher, ketiak atau selangkangan atau pada pemeriksaan USG abdomen ditemukan adanya pembengkakan kelenjar getah bening. Pasien dengan limfoma juga umumnya mempunyai keluhan berat badan turun, demam tidak terlalu tinggi, dan keringat malam.

Diagnosis pasien leukemia ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan darah, dan pemeriksaan sumsum tulang. Hasil pemeriksaan tulang bisa menentukan jenis leukemia yang terjadi.

Secara umum penyebab kanker memang bermacam-macam, khusus untuk leukemia faktor genetik dan lingkungan menjadi risiko untuk terjadinya leukemia. Riwayat terkena radiasi atau zat kimia seperti benzene. Memang secara khusus tidak bisa ditentukan kenapa seseorang mengalami leukemia.

Saat ini yang menjadi pilihan untuk mengobati leukemia adalah kemoterapi yang terdiri beberapa kombinasi obat, biological therapy, targeted therapy serta transplantasi sumsum tulang. Almarhumah Ibu Ani Yudhoyono belum sempat menjalani transplantasi sumsum tulang.

Ada hikmah yang dapat diambil dari perjalanan penyakit kanker almarhum Ibu Ani ini bahwa masyarakat harus peduli terhadap gangguan kesehatan yang terjadi dan memeriksaan kesehatan secara rutin apalagi ada riwayat kanker sebelumnya.

Secara umum untuk menghindari dari berbagai penyakit khususnya penyakit kanker, masyarakat diminta untuk menjalani hidup teratur dan menghindari gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok dan minum alkohol. Hidup tidak ngoyo dan menghindari stres yang berlebihan-lebih apalagi jika sudah usia lanjut atau berumur di atas 60 tahun.

Selamat jalan Ibu Ani Yudhoyono, semoga husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan tabah dalam menerima cobaan ini.

Salam sehat,

Dr. Ari Fahrial Syam

Powered By Wordpress || Designed By @ridgey28