Mata Kuliah Online Laboratorium Ekologi Didisain Oleh Andrio Adiwibowo, M.Sc
Surviving The Cut : 6+1 Tips Sukses Presentasi Ilmiah Tingkat Internasional
Filed under: Uncategorized

1. Time management
Ini yg. plg. utama & memang di kongres internasional they really concern about this issues..kalau sudah 15 menit lsg. dikut…no mercy. Akibatnya…you can ruin everything. Sebuah riset extraordinary calon nobel mungkin menjadi just ordinary bila tidak dipresentasikan secara tepat waktu. Bayangkan, menit ke-13 baru bicara metodenya, akibatnya result, diskusi (justru ini bagian plg penting) harus dianiaya &. Riset belasan tahun momennya dilewatkan begitu saja…gone with the wind. Apa penyebabnya ….Rarely, karena bahasa..memang ada beberapa bangsa yg. bahasa inggrisnya sgt. tidak lancar…. akibatnya juga very time consuming..Kedua, this is very common…bermula dr. tidak membaca time allocation dr. committee akibatnya overloaded materinya….Sebetulnya kelancaran dr. bahasa inggris kita itu akan menentukan jumlah slidenya. & saling berbanding terbalik. Ketiga, ini disebut metode Andrio, adalah metode yg. sgt. complicated, yaitu 1. alokasikan waktu yg. berbeda2x u/ slide, jd. jgn flat, terlihat dinamikanya; kedua, rencanakan matang waktu yg. dikonsumsi u/ setiap slide, kalau terlalu banyak kurangi ..Ketiga…what else…..practice…practice even in the hotel room the night before

2. Don’t ever ever ever read or even look at the material, it is absolutely forbidden
Ini benar2x kesalahan terbesar seorang presenter yaitu directly “membacakan materi” atau directly indirectly ‘membaca dr. contekan” atau indirectly “menghafal” Intinya, kalau yg. diucapkan sama persis spt yg. ditulis, buat apa ada peresenter (ganti aja namanya jd. the reader). Maka itu kita harus melakukan improvisasi2x. Seorang presenter ilmiah professional “hanya melihat slidenya” ketika sedang menunjukkan sesuatu contohnya lokasi dipeta. Alokasi waktunyapun hanya maksimum 10 persen. Jd kalo 15 menit, total waktu yg. dihabiskan u/ eye contact dgn. slidenya hanya 2 menit. Exception dpt tjd kalo slidenya berisi gambar2x.

3. Intensive Eye contact with the audience
Ini sebetulnya berhubungan erat dgn. no 2, presenter itu kan ada targetnya yaitu audience jd. seluruh perhatiannya hrsnya terfokus pd. audience, bukan sibuk membaca materi pptnya. Dan yg. terpenting dgn adanya eye contact with the audience mereka akan merasa diperhatikan &dihormati, shg. mereka akan memperhatikan presentasinya. Jd. ketika presentasi sambil ngomong pelototi satu persatu audience, jgn sampai ada yg. tertidur, mata kita seperti radar hiperaktif menyapu pandangan mereka.

4. How old r u ?
Pertanyaan ini mungkin akan ditanyakan o/ seluruh audience ketika melihat seroang presenter yg. cukup sehat tapi presentasi sambil duduk….So stand up. Karena kalo berdiri proyeksi suara lebih baik & lebih keras terdengar, kedua menunjukkan rasa hormat kita thd audience

5. Move your body & dominate the stage, interactive
Setelah berdiri jangan diam saja tapi coba bergerak ke sana sini….kemudian make it 2 way presentation…ajukan pertanyan kpd penonton…contoh ”what do you think about this or that……

6. Dress code
Sebetulnya it is vey liberal..tergantung dr. disiplin ilmu. Ilmu yg. membutuhkan ketahanan tubuh luar biasa seperti peneliti hewan liar, vent, itu biasanya lebih casual mencerminkan kehidupan lapangan dgn busana yg. lebih mementingkan fungsinya daripada fancynya. Jd. umumnya cargo pants, 2 pocket long sleeves., sepatu leather nubuck…Tapi ada juga disiplin ilmu yg. harus fancy, minimal lengan panjang, idealnya berdasi . Untuk seperti ini bahkan sudah ada warna standar buat gentlemennya yaitu “Camp David Style” jd. terinspirasi dr. busana yg. biasa dipakai John W. Bush, yaitu atasan kemeja lengan panjang warna biru celana bisa hitam atau khaki ditambah dasi (optional)

7. Asking A Question
Agak berbeda, bahkan dlm. mengajukan pertanyaan pd. forum internasional pun ada aturan ilmiahnya. Ini contoh pertannyaan tidak professional yg. sebaiknya jgn ditanyakan
1.Metode yg. dipake ternyata sudah ditemukan beberapa tahun lalu…masalahnya ketika dibalik bisanya si penanya itu tidak bisa membuktikannya…Bahkan ada kejadian saya pernah challenge dia u/ membuktikan bahwa metode contemporer yg. saya pake sama persis dgn. metode yg. dia katakan sudah ada 10 tahun lalu (paling tidak kirim literature/jurnalnya)…hasilnya inbox email saya sudah 2 tahun kosong tidak pernah ada tanggapan dr. yg.bersangkutan

andrio.adiwibowo @ 12:32 am

% Comments for 'Surviving The Cut : 6+1 Tips Sukses Presentasi Ilmiah Tingkat Internasional'

  1.  
    April 10, 2012 | 12:30 pm
     

    t’Rima kasih saran2nya 🙂
    sangat terpakai .
    supaya tidak gugup dan deg2an saat presentaasi . haha
    semoga berguna juga bagi yang lainnya .
    keep update such a good post 😀

Leave a comment

(required)

(required)


Instruction for comments :

You can use these tags:
XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>



RSS Feed for comments | TrackBack URI