Dia Satu

Katedral sore itu
Orang itu Satu
Membawa jiwanya yang hampir sendu
Gadis berkerudung biru
Memandang menara semu
Berharap bisa bertemu
Wahai Kau
Bunuh aku
Tiada lagi kata penghancur ngilu
Ketika hanya bisa menunggu
Di persimpangan itu….

Pontianak, Mei 2010

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *