tirtha wening

“kayanya aku pelu ganti nama…supaya tidak terlalu berat membawa nama sang dewa api…”

“tirthawening saja…dipanggil ‘Ning’”

 

Begitulah salah satu kejutan di akhir tahun 2008 ini. Aku kehilangan sekaligus mendapatkan. Kehilangan tumpuan yang kukira bias menjadi tempatku berpulang….tapi aku mendapatkan nama baru yang sangat mendinginkan hatiku…’Tirthawening’ itu namaku. Panggil saja aku ‘Ning’

 

Beberapa saat lalu aku mengalami banyak hal. Layaknya perjalanan manusia, ada sedih ada senang. Ada suka ada duka. Semua kulalui dengan penuh gejolak dan tetap manusiawi. Tirthawening diberikan kepadaku oleh seorang sahabat. Ning…pangil saja aku Ning….Ning geulis…

 

Nama itu diberikan ketika aku sedang sedikit bersedih. Dan dibalik sedih itu, nama Tirthawening pun seolah membasahi hatiku yang terbakar agni yang sedang berkobar. Dingin seketika…duka berganti bahagia, sesal berganti indahnya khayal. Seketika aku bahagia.

Sahabat-sahabatku yang baik,

Terima kasih atas dukungannya…

Aku sayang kalian semua…..

 

Terima kasih semua…terima kasih masih ada di sampingku walau kita semua terpisah jarak yang sangat jauh

   

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *