Hikayat Telekomunikasi

Sejak zaman dahulu telekomunikasi sudah berlangsung dengan nirkabel (atau wireless) yaitu dengan berbagai cara yang salah satunya adalah telepati. Telepati adalah komunikasi antara dua orang yang memiliki kedekatan baik keluaraga atau pertemanan/persahabatan. Tentu yang paling intens adalah hubungan ibu dan anak yang disebut punya satu koneksi antar satu dengan yang lain, kira-kira itu sebagai contohnya. Perkembangan zaman berkomunikasi ada yang menggunakan asap, ada yang menggunakan merpati, bahasa sandi rumput/tanaman, morse dengan suara, dengan bendera dan lainnya. Pengalaman saya di tahun 1998 di tengah hutan kalimantan ada karyawan saya yang bisa membaca asap dari desanya yang mana asap itu berfungsi pemebritahuan kalau misalnya ada kematian, kendurian/hajatan atau ada peperangan.

Berkembangnya jalur kereta api juga mengembangkan telegraf atau jaringan komunikasi kode suara berbasis kabel dengan tahap awal adalah informasi kereta akan segera berangkat dari stasiun ke stasiun berikutnya. Perkembangan ini sampai akhirnya menemukan telepon yang bisa saling berbicara langsung satu orang dengan orang lainya dalam satu jaringan telepon. Tentu keberadaan pos yang bisa mengirimkan surat juga menjadi satu catatan sejarah telekomunikasi. Dahulu ditiap kecamatan dibangun kantor telkom untuk berkomunikasi antar daerah dan pemerintah pusat. Kemudian muncul bilik khusus di kantor telepon kecamatan untuk berkomunikasi yang berbayar, seiring sudah banyak rumah dan kantor memiliki telepon. Fenomena ini terlihat dari sudah adanya tiang dan kabel telepon, maka ramai-ramai orang semua membeli alat telepon untuk berkomunikasi lebih pribadi. Tidak lupa bermunculan warung telepon atau wartel dan juga telepon umum di banyak tempat, yag awlanya menggunakan koin.

Disisni menariknya ada sejarah tentang telepon umum yang dengan kreatif bisa digunakan berulang-ulang hanya dengan satu koin uang logam saja, kok bisa….? silahkan tanya kepada yang ahli menggunakan koin ajaib tersebut. Sampai muncul kemudian kartu telepon yang bisa diisi pulsa dan ada telepon umum khusus kartu tersebut. Menariknya pengisian ini bisa juga ilegal, yang mana kartu diisi tapi telkom tidak mendapatkan uangnya isi pulsa kok bisa…..?. Seiring berjalannya waktu, sejarah telekomunikasi terus berkembang sampai adanya pager. Sebuah alat yang mampu menerima pesan singkat atau SMS jaman dahulu. Sampai ada lagu tentang fenomena pager. Cara berkomunikasi dengan pager, kita harus tahu nomer pager yang akan kita tuju, kemudian kita telepon dan memberitahukan pesan singkat untuk nomer pager tertentu. Tentu perusahaan pager banyak berkembang seperti saat ini provider telepon. Ingat jangan salah pesan ke nomer pager yang dituju, kalau salah maka resiko ditanggung sendiri karena salah nomor orang yang nenerima bisa salah maksud. Catatan ada etika dalam berkomunikasi pager misal tidak boleh berkata kasar, sara dan lainya….karena kita akan berbicara pada operator pager dan akan menuliskan pesan singkatnya, kemudian dengar kembali operator akan mengggulang apa yang akan kita kirimkan dalam bentuk pesan, kalau oke, maka pesan akan terkirim ke pager yang dituju. Catatan pagernya harus aktif dan masuk dalam jaringan pagernya, kalau tidak akan terkirim saat pager itu aktif dan masuk dalam jaringan pager baru muncul pesan dalam alat pagernya.

No Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL


Leave a Reply