GEOGRAF MUDA BINA DESA/KELURAHAN

Saat ini kebutuhan akurasi data geografi mestinya dimuali dari desa atau keluarhan. Kenapa demikian? pertama ada dana desa, yang tentu tinggkatan pemerintahan paling awal adanya di desa atau kelurahan ini. Pembangunan juga adanya di desa atau kelurahan karena realitasnya demikian. Kedua, saat ini banyak bencana hidrometeorologis dan endemis (atau saya menyebutnya penyakit), misal malaria, demam berdarah, atau lainnya.

Tentu yang saat ini sedang melanda dunia, COVID-19, kalau disiapkan eralywarning system di desa atau kelurahan bisa di infokan desa/kelurahan mana yang aman dan desa/kelurahan mana yang rawan. kalau mau sampai RT dan RW basis data geografinya, santa luar biasa. Setahu saya mungkin naru kota-kota besar yang sdauh punya data batas RW atau RT.

Kalau data basis geografi dibangun di desa/kelurahan, maka informasi yang akan dihasilakn sangat bermanfaat bagi semua pihak, misal dimana saja ada Posyandu, Pos Lansia, Kantor RW, Pos Satpam Komplek, akan dapat dihasilkan informasi kesehatan bayi, manula, atau keamanan dan ketertiban wilayah, man yang sdauh ada CCTV mana yang belum dst.

Kalau ada data bencana, atau survei rawan bencana, maka antisipasi akan lebih cept, misal tembok yang posisinya sangat mirim dan bisa runtuh, seperti kejadian di Jakarta, bisa diantisipasi sebelum kejadian bencana lam atau bencana kebakaran, dan lainnya.

Semoga ide ini bisa memberikan persepsi pentingnya data basis geografi di kelurahan atau desa Seluruh Indonesia yang berjumlah lebih dari 70.000-an

No Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL


Leave a Reply