Geografi Politik: Pilkada 2018, Analisis Spasial untuk Pileg 2019

Hari ini terjadi Pilkada Serentak di Indonesia untuk memilih para pimpinan daerah baik gubernur, bupati, walikota beserta wakil2nya. Saya ucapkan selamat kepada para pimpinan daerah hasil perhityngan cepat benar salahnya tentu perhitungan actual dari KUPD adalah data yang terakurat. Dari perspektif ilmu geografi, khususnya Geografi Politik banyak hal yang menarik mengenai distribusi jumlah suara para pendukung semua pasangan calon. Ada ciri perkotaan, pedesan dan desa kota.  Pemioih di pesisir, tengah dan hulu serta berbagai data lainnya yaitu  lapangan pekerjaan, tingkat pendidikan, pendapatan dan tentunya partai pilihan dan sosok figur calon pemimpinnya yang bisa menentukan para pemilih untuk menentukan pilihannya.

Hasil pilkada hari ini sudah pasti menjadi bahan evaluasi dari semua partai dan caleg untuk menghitung kemungkinan pemenagan para calegnya di Pileg 2019. Contohnya pilkada Gubernur dan Wagub ada 17 Daerah, ada satu partai yang mengklaim bahwa 11 dari 17 pasangan dukungan menang, ada partai lain dari 171 daerah maka 35 daerah dukunga menang.  Artinya pileg 2019 sudah bias diasosiakan wilayah mana saja yang bias diasumsikan bisa meraih kemenangan pilegnya. Atau mempunyai peluang di wilayah mana saja, kalau harusnya menang tetapi ternyata kalah, maka semua bisa dipetakan dengan seksama dan detail.

See the source image

Banar atau salahnya prediksi tahun 2018, maka akan terbukti pada pileg athun 2019. Bravo

 

 

No Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL


Leave a Reply