Hubungan Timbal Balik Desa Kota (Transfer Energy Positif Ulang-Alik)

Selamat Idul fitri bagi yang merayakan dan menikmati recharge energy bagi yang mudik kekampung halaman. Berkenaan dengan hubungan timbal balik bagi para pemudik dan wisatawan yang memanfaatkan liburan panjang, hubungan desa kota adalah hubungan yang selalu positif.  Jika hanya dilihat segi ekonomi, maka BI mencata pergerakan uang selama liburan tahun ini mencapai 167 T, dengan asusmi saya menunjukkan ada arus uang masuk ke desa dari kota (luar desa ataupun negara), baik trasnfer dari para pekerja, transaksi para pemudik, atau wisatawan yang datang ke desa2 tempat tujuan wisata di seluruh tanah air. Bahkan khususnya Bali, sudah dua orang penting masuk yaitu Obama dan PM Nadib dari Malaysia. Artinya warga desa yang tetap tinggal di desa bisa menadapatkan energy ekonomi untuk meningkatkan kualitas desanya masing agar bisa didatangi oleh sanak keluarga atau wisatawan, terutama jika desa mereka punya keunikan tersendiri.

Apakah kota membutuhkan desa? jawabannya iya, semua produk alami buah dan sayuran dan bahan pokok ada didesa, bahkan untuk industri kertas, minyak bijih besi semua ada di desa. Desa memngirimkan semua energy positifnya ke kota agar kota bisa bergerak aktif menghasilkan peningkatan ekonomi, yang nantinya bisa ditrasnfer kembali ke desa dalam bentuk investasi atau kunjungan wisata.  Selaian sumber daya energy, ekonomi juga manusia. Jangan lupa, mahasiswa yang datang ke kota untuk kuliah, orang berpendidikan, berpengalaman dan non kependidikan dan pengalaman, punya hak untuk datang ke kota. Orang kota jangan sombog, siapa yang mengerjakan konstruksi diperkotaan kalau bukan orang desa? artinya semua kondisi ini harus disinergikan dengan baik oleh pemerintah agar hubungan salaing membutuhkan terus berlanjut dengan aturan yang baik dan berimbang bagi kedua belah pihak

Jadi hubungan timbal balik kota desa dengan transfer energy positif yang ulang-alik desa kota menjadi kunci pembangunan Indonesia yang ditunjang kemudiahan transportasi, sehingga kedepan logika komuter tidak kota-desayang dekat, misal Jakarta Depok, tetapi Tasik-Jakarta pp atau Jakarta-Cilacap pp satu hari bisa dialakukan.

 

No Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL


Leave a Reply