Longsor…… (Bencana yang Semakin Banyak)

Indonesia masuk kategori daerah hujan tropis, artinya termasuk wilayah tropis/equator dengan curah hujan yang sangat tinggi. Indonesia juga masuk dalam kategori hutan hujan tropis, karena hujan yang sangat tinggi itu. Berdasarkan 2 hal tersebut, mestinya kita (sebagaibangsa Indonesia) faham akan fakta fisik dari negara kita, hujan yang sangat besar, maka tanaman hutan menajdi subur.

Manusia hidup butuh makan dengan cara bertani. Pertanian mengubah dari kondisi tanaman hutan menjadi tanaman budidaya, sayuran dan terutama padi. Akar tanaman hutan jauh masuk ke dalam tanah, sedangkan sayuran dan padi hanya sejengkal saja masuk kedalam tanah. Konseukuensinya maka ikatanan tanah oleh akar di daerah pertanian/budidaya tersebut sangat lemah.

Konsekuensi logisnya adalah hujan tetap banyak yang turun, tanaman hutan berubah menjadi pertanian, infiltrasi berkurang, runoff meningkat masuk ke sungai sehngga menajdi banjir di daerah hilir. Di Hulu sungai air yng tetap masuk ke dalam tanah tidak ada akar yang mengingat dengan kuat, lereng curam gravitasi berperan menarik benda yang dikemiriangn untuk turun, maka longsor pun terjadilah.

Salahkan alam..? jika saja pelajaran Geografi di SMA diajarkan dengan benar untuk tujuan pengatahun bekal hidup, maka guru dan anak SMA tahu betul apakah mereka tinggal di temapat yang rawan longsor atau rawan gempa. Semoga ilmu geografi di SMA dijarakan dengan  benar, sehingga memnimialisasi bencana yang ada d Indonesia, semoga.

2 Comments »

  • Olle says:

    kurangnya perhatian pemerintah tentang masalah pemetaan pemukiman mengakibatkan mudahnya masyarakat membangun dimana saja tanpa memikirkan faktor alamnya, hal ini didorong oleh masalah materi yang kian mendesak, serta pemerataan yang tidak seimbang membuat penduduk memilih suatu wilayah yang dapat memudahkan kelangsungan hidup mereka apapun itu kondisi fisik lingkungan nya

  • sutris says:

    penyebab longsor adalah akibat ulah manusia itu sendiri terutama kurang meperhatikan tentang fungsi hutan, dan pembangunan yang merajalela sehingga tidak ada resapan kedalam tanah

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL


Leave a Reply