GEOGRAF

Menjadi Seorang Geograf, harus kreatif agar mampu mencarikan solusi dengan bantuan Sistem Infromasi Geografis.

Informasi Spasial SANGGAT PENTING, contoh sederhana data demam berdarah, dinyatakan bahwa kelurahan Pasar Mingu (misalkan) rawan demam berdarah, apakah seluruh kelurahan Pasar Mingu..? atau hanya 2 RW saja atau hanya 2 RT di di RW yang sama atau RW yang berbeda..? pemetaan batas administrasi hingga RT dan RW sangat perlu guna menunjang informasi geografis (catatan saja baru DKI yang punya data adminisrasi hngga batas RW, berapa peluang kerja untuk memetakan batas tersebut seluruh Indonesia…?).

Geograf diperlukan guna membantu Pemda di Seluruh Indonesia untuk melakukan Inventaris dan Manajemen Data Spasial. Manajemen Data Spasial digunakan untuk Analisis Spasial. Analisis Spasial berguna untuk memberikan Solusi dalam menjawab berbagai permasalahan yang ada, seperti saat ini masalah lingkungan menjadi fokus. Dalam perencanaan Wilayah, maka SEA (Strategic Environmental Analysis) diperlukan sebagai kontrol apakah perencanaan wilayah sudah memasukkan parameter kondisi lingkungan yang ada dan mencarikan solusi dalam mengatasi kendala perencanaan yang belum memperhatikan kondisi lingkungan hidup.

Geograf Indonesia wajib Keliling Indonesia.  Beberapa pulau sudah dikunjungimulai dari Pulau Sulawesi, Sumatera, Jawa, Kalimantan, Maluku, NTT, Bali, hingga Papua. Sangat menarik jika singgah di beberapa kota besar di Indonesia. Bisa melihat Persamaan dan Perbedaan antar kota besar yang pernah di Singgahi, apalagi kalau bisa datang untuk kedua kalinya (juga perbedaan waktu). Saat kali  pertama keluar Pulau Jawa adalah ke Pulau Sulawesi (Tepatnya di Kab. Gorontalo, Januari 1995, di Prop. Sulawesi Utara dahulu, sekarang sudah menjadi Prov. Gorontalo) di ajak oleh Alm. Dr. Sugeng Rahardjo MS.  Pergi ke Gorontalo untuk survey dalam rangka penyusunan data rona awal AMDAL salah satu perusahaan tambang. Pulau Madura menjadi tempat penelitian tugas akhir studi Geografi. Alasan pemilihan lokasi antara lain karena sudah pernah datang meskipun hanya di Kab. Bangkalan di Tahun 1984, jalan-jalan sekitar pelabuhan, pada saat liburan  SMP dari rangkaian kunjungan Ke Kota Surabaya. Perjalanan di Pulau Madura (Skripsi, 1996), Mulai dari Kab. Bangkalan, Kab. Sampang, hingga ke Ujung Pulau Madura di Kab. Sumenep tepatnya di Pantai Cemara Udang, adalah perjalanan yang eksotis.

Bisa Membaca Peta Topografi sangat membantu dalam memahami karakter gunung yanga ada, sehingga mendaki Puncak Gunung menjadi hal yang sangat menyenangkan. Gunung Pertama yang Didaki adalah Gunung Lawu (Perbatasan Jawa Tengah Jawa Timur), hanya sampai selter 1, kemudian turun diikuti Turunnya Halimun (Liburan SMA Kelas 2, 1990).  Sangat Tenang dan Nyaman Udara Gunung, Ada Rasa, Suatu Saat Harus Mencapai Puncak Gunung. Puncak Ceremai, Cirebon, Jawa Barat (Liburan Kuliah, 1992) menjadi Puncak Pertama Pengakuan Rasa Menjadi Seorang Geograf. Puncak Pangrango Menjadi Saksi Bisu Rasa Di Puncak Gunung Keangakuhan Diri dan Harus Turun Kembali dengan Sadar. Gunung Tampomas di Sumedang, Gunung Papandayan di Kuningan, Parakan Salak di Bogor (Jawa Barat) Gunung Ali (Kab. Gorontalo, Prov. Gorontalo) bukti bahwa perjalanan mendaki puncak gunung berguna untuk meluruhkan segala kesombongan.

Kuliah Lapang adalah pengikat jati diri dalam kuliah S1 di Geografi UI, mulai dari Sangiran (Kab. Sragen, Prov. Jawa Tengah, 1991), Darmaga (Kab. Bogor, Prov Jawa Barat, 1992),  Kaliurang (Kab. Sleman, Prov. Yogyakarta, 1992), Perkebunan Tembakau di Desa sekitar kaki Gunung Sindoro Sumbing (Kab. Temanggung, Prov. Jawa Tengah, 1993), Kota Purwakarta (Kab. Purwakarta, Jawa Barat,  1993), Kota Batu (Kota Malang, Jawa Timur, 1993),  Desa Narimbang (Kab. Sumedang, Prov. Jawa Barat, 1994) . Kebon Raya Cibodas, Cianjur, Prov. Jawa Barat (2002), Way Kambas dengan eksotika Penangakaran Gajah dan Badak Sumatera, Prov. Lampung (2003) dan Pulau Pramuka, Teluk Jakarta (2004) menjadi tambahan perjalanan saat Kuliah Lapang di S2 Ilmu Lingkungan UI. Pelabuhan Ratu, Kab. Sukabumi, Prov. Jawa Barat, 2006 dan Kab. Gunung Kidul, {rov. Yogya, 2007  menjadi awal transformasi Pengabdian Pada Berbagi Ilmu Pengetahuan, sebagai pembimbing kuliah lapang. Beberapa loaksi Kuliah Lapang telah menjadi Loaksi Wisata Alam.

PSEG=Pra Studi Eksekursi Geografi, dalam rangka menjaga eksisitensi perlunya pergi kelapangan bagi mahasiswa Geografi, mencari persamaan dan perbedaan berbagai tempat lokasi PSEG mulai dari letak, ketinggian, suhu, ketersediaan air, kondisi jalan masuk, kondisi masyarakat, kondisi landuse, kondisi transportasi serta kondisi ekonomi masyarakat sekitar lokasi PSEG sebagai bekal dalam proses menjadi Seorang Geograf. Beberapa Lokasi PSEG sudha dikembangkan masyarakat menjadi Lokasi Wista ALam oleh waraga setempat.

Jasa Konsultasi dengan Melakukan Pelatihan SIG dan PJ dalam hal Inventarisasi dan Manajamen Data Spasial, Membuat Data Spasial dan Analisis Spasial, Membuat Program Virtual Map Service (VMS – Protipe),  Manajemen Data Spasial (Polewali Mandar dan Majene, Sulawesi Barat) dan Melakukan Analisis Spasial (Kab. Sikka, Kota Maumere), WebMaping Model kersjama dengan IBL .  Survei Kualitas Udara &  Inventarisasi Potensi Wilayah di Pulau Halmahera, Prop. Maluku Utara. Menjadi Camp Manajer di PT. EMM di Hulu Sungai Ella Hulu, Kec. Nangapinoh, Kab. Sintang di tengah Hutan Prov. Kalimantan Barat (2,5 jam dengan Speed Boat Dari Nangapinoh, Kab. Sintang, 197-1998). Survei Penduduk di Kab. Gorontalo (Sekrang Prov. Gorontalo, 1995). Pelatihan SIG di Kota Bengkulu (Univ. Bengkulu, 1999), Kota Surabaya (UNESA, Surabaya, 2000-2001), menjadi bagian dari Pengabdian Pada Berbagi Ilmu. Kota Sorong menjadi penutup Tahun 2006 untuk berbagi pengetahuan dalam rangka jasa konsultan.

Riset, menjadi bagian dari perjalanan karir menuju kesempurnaan. Parakan Salak, Manifes Geothermal, menjadi fokus riset. Tahun 1991 Pertama kali berkunjung Ke Kawah Anjing, Bentuknya Kolam Lumpur. Tahun 2001 Kawah Anjing Hilang, Kolam Tiada lagi. Hibah Setila dari MIPA menuntun hadir kembali ke Kawah Anjing, suana berubah. Di Sana sini muncul mata air panas, gas dan lubang lumpur, pada TAhun 2007 – 2008.  Tahun 2010 sedang mencari dana riset untuk memantau perkembangan Kawah Anjing dan KAwah2 Disekitar Parakan Salak.

Olimpiade Sains di Kota Palu, 2008,  satu bukti perjalanan adalah bagian dari Seorang Geograf.

11 Comments »

  • sandi says:

    saya juga senang menjadi calon geograf

    tapi teman-teman di kampus sekarang jarang yang bersemangat untuk kegiatan lapangan

  • riki says:

    mas, saya masih belum mengerti geograf itu apa…

    saya bingung, mesti apa di geografi..semangat pun bisa menjadi sedikit pudar

  • adi says:

    Mas ada beberapa pertanyaan nich…
    1.seberapa besar sih daya tawar yang dimiliki geograf yang memiliki keunggulan dalam analisis spatial, karena untuk hal operator, seperti yang mas AW bilang hampir semua orang bisa GIS…
    di dalam dunia kerja memang konsep dasar diperhatikan orang-orang?
    2. sebenarnya seberapa besar sih fokus geografi dalam turun ke lapangan?
    sejujurnya saya memang termasuk orang yang kurang adaptasi dalam wilayah luar atau lapangan…

  • tipa says:

    bener juga mas, setelah dibuka pikiran kita akan seorang lulusan geografi, yang tidak hanya menjadi pns saja tetapi kita harus bisa menjadi seorang yang benar-benar menjadi geograf,, meskipun masih banyak yang belum tahu lulusan geograf menjadi apa dan masih byk yg memandang sebelah mata. Tapi jujur, di geografi sendiri saya belum menemukan feelnya walaupun sudah tingkat3,, dan untuk magang2 misalnya,, saya tidak tahu bagaimana caranya atau ikut penelitian2 yg suka diadakan digeografi sendiri.

  • wangsa says:

    wah mantan nih, makin mau cepat-cepat kuliah lagi, hehehehe. Tunggu yaa kehadiran awak di geo.
    @tipa : sayangnya saya malah tidak niat jadi PNS walau udah ngajar lebih dari 10 tahun hehehehe

  • roland says:

    mas saya ingin menanyakan :
    1. didalam argis, untuk menampilkan 3d analyst di item yang mana yah???

  • tirta says:

    1.sebnarnya sasaran dari akhir lulusan geografi ui apa …????
    2. realita atau keadaan geograi UI saat ini bagaimana…???
    3. bagaimana membedakan lulusan geografi dngan yang lain ( geodesi, geologi ,planologi,….)) kalo hanya mengandalkan sig ( arcview) nanti kalo lulus apa masih dipakai..?? jagoan mana dengan anak geodesi dan kawan2nya…

  • adi.w says:

    Tirta dan kawan2,
    Ilmu Geografi adalah ilmu yang mampu melihat dan menjawab permasalahan dari manusianya dan tempat tinggalnya (fakta muka bumi), sehingga Profesinya adalah memberikan solusi kepada pengambil keputusan agar manusianya sejahtera tetapi tempat tinggalnya tidak rusak.
    1. Sasaran dari Lulusan Geografi adalah Perencana Wilayah atau Pembangunan Wilayah.
    2. Alumni Geografi tersebar di PNS, Swasta dan Wiraswasata dan LSM di bidang Geografi.
    PNS : DKP, BMG, KLH, Depdagri, BPS, Bapenas, Kehutanan, BPN, Bakosurtanal, AD, AU, AL, BPPT, LIPI.
    Swasta : Conoco, Medco, Chevron, Premier Oil, Wedabay, EarthLine, WaindoSpectera, JakartaKonsultindo, Palyja, Astra, Bakrie,

    Wiraswasta : PT. Bekaintitama, BIS, dll
    LSM : CGIAR, Lebah, Buanakatulistiwa, dll
    mungkin belum terdata semua…..
    3. Jika dibandingkan dengan Geodesi dan Planologi hanya “sedikit” memang, Jika Geologi jelas beda karena yang dianalisis di dalam “perut bumi” sedang Geografi, Geodesi dan Planologi di permukaan bumi. Jika belum jelas silakan….

  • haryogeo says:

    inginnya melihat smua tempat yang ada. duwite sopo??????? entek piro????????????. untunge ono google earth. He He he……………. Viva……..

  • tirta says:

    ehm,, sbenarnya cukup bangga saya dengan kemampuan geo sya.. karena analisisnya kompleks.. dan tidak sebatas pada satu spesifik ( unit analisisnya lengakap )
    pertanyaan kemudian muncul.. mengapa acara tentang geo tidak muncul ( mitigasi bencana fisip ), peribgatan hari bumi ( FIB )..
    menurut saya kita harus keluar untuk memasarkan ( pak arko ) ini loh saya dan pembenahan sistem pengajaran geo.. eks. (……,….. ,………………, …… ) jadi mahasiswa mampu kreatif dalam menyiapkan mental di dunianya terutama softskill dan berani beragumen,,

  • Irsyad says:

    mas, saya minat mnjadi geograf dr UI/UGM…
    klw peluang lulusan S1 Geografi UI menjadi dosen di Geo UI bagaimana??

    mohon balasannya… 🙂
    trims

RSS feed for comments on this post.


Leave a Reply