Transportasi lintas Jakarta (Merak ke Jawa Barat)

Jakarta masih jadi sentral aktifitas pemerintahan dan bisnis, dari semua arah Bodetabek masuk ke Jakarta. Macet menjadi hal sudah biasa sepertinya, kenapa? karena tidak ada pilihan alternatif kalau macet di satu jalur kemudian bisa pindah jalur yang lain. Jadi mestinya ada pilihan jalur dekat atau jalur jauh akan tetap sampai Jakarta dan bebas macet. Bisa juga mestinya mengaganti moda transportasi. Membaca koran dan menonton berita isinya agak lain, tentang MRT dan tol DESARI. Koran memberitakan bhawa MRT dan DESARI mandeg, tetapi TV infonya lain yakni memberi info bahwa pemerintah serius dan akan mempercepat proses penambahan sarana tranportasi, terutama proyek MRT dan tol. Berita lain informasinya ada penambahan rangkaian KA dan perubahan tarif commuter line, disisi lain di radio mengatakan penumpang di Depok Baru tidak bisa terangkut karena penumpang sudah penuh dari Bogor. Selain itu yang menarik adalah info baru ada penamhaan KA comuter line menuju Cibinong hingga ke Nambo di Cileungsi.

 

Terlepas dari jalur commuter Jakarta dan keluar Jakarta ada hal lain khsusnya di Jalan Tol dari Merak ke Cikampek. Melarang kendaraan Truk masuk Tol dalam kota, menjadi aneh karena sudah tersambung jalan tol Merak ke Jakarta hingga Ke Cikampek, Bandung dan Bogor, kemudain nanti bisa langung ke Jawa Tengah. Hal ini menjadi suatu pertanyaan tentang kebijakan transportasi dan pengadaan sarana jalan raya untuk angkutan ekonomi. Artinya tidak ada pilihn truk pngangkut barang ke jawa tengah jika tidak lewat jalan tol dari Sumatera. Satu hal perkonomian harus berjalan antara Jawa dan Sumatera, kedua ada permasalahan dengan kecepatan kendaraan di dalam jalan Tol harus minimal 60 km/jam, ketiga tidak adanya jalan khusus truk barang dari Merak ke Jawa Barat tanpa melalu tol yang  efisien secara ekonomi. Oleh karena hal tersebut maka perlu menjadi perhatian pemerintah tidak hanya membangun jalan tol, tetapi juga membangun atau mengaktifkan jalur-jalur arteri agar truk bisa berjalan dengan efisien tanpa masuk tol dari Maerak ke Jawa Barat. Sehingga jalan Tol bisa digunakan sesuai dengan fungsinya berkendaraan dengan kecepatan tinggi dan lancar, baik jarak dekat atau jarak jauh.

No Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL


Leave a Reply