Selamat Hari Pendidikan dan Kebangkitan Bangsa

Bulan Mei adalah waktu menelusuri kondisi pendidikan dan kebangsaan di Indonesia. Pertanyaan apa kita sudah berpendidikan dan menikmati hasil dari pendidikan?

Tentunya pendidikan formal iya tergetnya adalah meningkatnya mutu pendidik dan hasil didik dengan cara sekolah Gratis bagi para tenaga pengajar hingga S3 tanpa ada pemotongan gaji atau apapun istilahnya. Berikan fasilitas sebanyak-banyak, bantuan support agar sgera lukus kuliah S3, karena merekalah saat ini yang diberikan kesempatan menjadi guru/dosen dinegeri ini. Tiap tahun harus ada target dan team pemantau, sehinga bisa luls dengan segera dan kualitas terbaik. Saya sangat setuju dengan program FAstTRACT S1 langsung S3 untuk menambha kekutan di PT yang ada diseluruh Indonesia.

Kemudian cek lagi pendidikan informal atau Kejar Paket A,B,C karena proses belajar untuk mendapatkan pengetahuan tidak harus dibangku sekolah. Dan mestinya hasilnya bisa terlihat dengan gamblang dan menyenangkan.  Contoh misalnya beberapa banyak penambahan para lulusan pendidikan paket A, B dan C yang telah dihasilkan bangsa ini?  Dan ini menjadi target utama para Anggota DPT dan Presiden RI tahun 2014. Kalau tidak maka masih jauh harapan Indonesia dari Bangkit secara utuh.

Akses Internet dimana-mana. Berapa banyak akses internet digunakan untuk mencari pengetahuan? Berapa banyak web yang berisi pengetahuan dan dimanfaatkan oleh bangsa ini? Hal ini juga menjadi target pemerintah kedeapn, karena disinila kita bisa bertanding berbagi ilmu.

Ada dua sisi hasil pendidikan yakni berhasil dan belum berhasil dalam kebangkitan bangsa. Contoh pertama negatif hasil, yakni Jalan Raya. Kondisi jalan raya yang macet, saling serobot, sampai ada orang/anak sekolah mau menyeberang jalan tidak ada yang berhenti. Lampu merah diterobos, angkot tidak tertib mencari penumpag, penumpang tidak tertib memanggil angkot. Angkot tidak mau mengangkut anak sekolah dan lainnya. Ini adalah contoh hasil pendidikan menjadi negatif dan bangsa ini belum bangkit dalam berperilaku di jalan raya. Ini maksudanya sebagai indikator sederhana, bagaimana perilaku dijalan raya belum ada perubahan pendidikannya.

Sisi lain dari pendidikan secara informal adalah Para Pengguna Kereta Api. Contoh kedua ini adalah contoh positif. Ada perubaan dikalangan pengguna jasa kereta api, Tiket mulai rapi sesuai dengan KTP penumpang seperti pesawat, semua kereta menggunakan AC. Indikator sederhanya adalah pendidikan dari PT KAI berhasil yakni tidak ada lagi orang naik kereta api Jabodetabek di atas atap kereta (?), semoga iya.  Lahan parkir di Stasiun KA Jabodetabek mulai ramai diisi juga dengan kendaraan pribadi yang parkir.  Dalam kebangkitan bangsa ini rasanya ada perubahan yang sangat positif di negeri ini.

Semoga bulan pendidikan dan kebangkitan menjadi inspirasi untuk terus menerus menghasilkan hal2 atau produk2 yang possitif. Belajar terus tanpa henti, jadilah botol kosong untuk menampung semua informasi yang positif dan terus menrus belajar.

 

 

No Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL


Leave a Reply