Buku

Hikayat Telekomunikasi

Sejak zaman dahulu telekomunikasi sudah berlangsung dengan nirkabel (atau wireless) yaitu dengan berbagai cara yang salah satunya adalah telepati. Telepati adalah komunikasi antara dua orang yang memiliki kedekatan baik keluaraga atau pertemanan/persahabatan. Tentu yang paling intens adalah hubungan ibu dan anak yang disebut punya satu koneksi antar satu dengan yang lain, kira-kira itu sebagai contohnya. Perkembangan zaman berkomunikasi ada yang menggunakan asap, ada yang menggunakan merpati, bahasa sandi rumput/tanaman, morse dengan suara, dengan bendera dan lainnya. Pengalaman saya di tahun 1998 di tengah hutan kalimantan ada karyawan saya yang bisa membaca asap dari desanya yang mana asap itu berfungsi pemebritahuan kalau misalnya ada kematian, kendurian/hajatan atau ada peperangan.

Berkembangnya jalur kereta api juga mengembangkan telegraf atau jaringan komunikasi kode suara berbasis kabel dengan tahap awal adalah informasi kereta akan segera berangkat dari stasiun ke stasiun berikutnya. Perkembangan ini sampai akhirnya menemukan telepon yang bisa saling berbicara langsung satu orang dengan orang lainya dalam satu jaringan telepon. Tentu keberadaan pos yang bisa mengirimkan surat juga menjadi satu catatan sejarah telekomunikasi. Dahulu ditiap kecamatan dibangun kantor telkom untuk berkomunikasi antar daerah dan pemerintah pusat. Kemudian muncul bilik khusus di kantor telepon kecamatan untuk berkomunikasi yang berbayar, seiring sudah banyak rumah dan kantor memiliki telepon. Fenomena ini terlihat dari sudah adanya tiang dan kabel telepon, maka ramai-ramai orang semua membeli alat telepon untuk berkomunikasi lebih pribadi. Tidak lupa bermunculan warung telepon atau wartel dan juga telepon umum di banyak tempat, yag awlanya menggunakan koin.

Disisni menariknya ada sejarah tentang telepon umum yang dengan kreatif bisa digunakan berulang-ulang hanya dengan satu koin uang logam saja, kok bisa….? silahkan tanya kepada yang ahli menggunakan koin ajaib tersebut. Sampai muncul kemudian kartu telepon yang bisa diisi pulsa dan ada telepon umum khusus kartu tersebut. Menariknya pengisian ini bisa juga ilegal, yang mana kartu diisi tapi telkom tidak mendapatkan uangnya isi pulsa kok bisa…..?. Seiring berjalannya waktu, sejarah telekomunikasi terus berkembang sampai adanya pager. Sebuah alat yang mampu menerima pesan singkat atau SMS jaman dahulu. Sampai ada lagu tentang fenomena pager. Cara berkomunikasi dengan pager, kita harus tahu nomer pager yang akan kita tuju, kemudian kita telepon dan memberitahukan pesan singkat untuk nomer pager tertentu. Tentu perusahaan pager banyak berkembang seperti saat ini provider telepon. Ingat jangan salah pesan ke nomer pager yang dituju, kalau salah maka resiko ditanggung sendiri karena salah nomor orang yang nenerima bisa salah maksud. Catatan ada etika dalam berkomunikasi pager misal tidak boleh berkata kasar, sara dan lainya….karena kita akan berbicara pada operator pager dan akan menuliskan pesan singkatnya, kemudian dengar kembali operator akan mengggulang apa yang akan kita kirimkan dalam bentuk pesan, kalau oke, maka pesan akan terkirim ke pager yang dituju. Catatan pagernya harus aktif dan masuk dalam jaringan pagernya, kalau tidak akan terkirim saat pager itu aktif dan masuk dalam jaringan pager baru muncul pesan dalam alat pagernya.

SISTERA

SISTERA dengan kemampuan Sensor atau TIMER untuk mengambil Air Sungai Secara Otomatis

UJI COBA ALAT

Uji Coba Alat dengan menggunakan Timer untuk pengambilan AIr

Iwan Fals dan VR46, Inspiratif

Hari ini ada peluncuran album musik ke 41 dari iwan fals dan minggu-minggu ke depan masih bisa menyaksikan VR46 diatas motor GP, sangat inspiratif. Mereka berdua masih terus berkarya pada bidangnya masing-masing dan rasanya masih akan terus berkarya hingga beberapa tahun lagi, luar biasa.

Majalah Geospasial akhirnya terbit Volume 19 no 2, agustus 2021. Tahun depan akan masuk Volume 20, artinya sudah 20 tahun terbit, semoga masih terus bisa mendukung Geografi sebagai wadah kreatif sivitas Geografi UI.

Geografi UI sudah berusia 62 tahun di 2021 bulan November, sudah memiliki prodi S1 dan S2, semoga tahun depan 2022 sudah bisa melahirkan prodi S3 di FMIPA UI dan terus mempertahankan ranking dunia bidang geografi dan meingkatkan ranking-nya di tahun tahun mendatang dengan hasil karya yang mendunia.

Iwan Fals dan VR46 bisa berkreasi dan produktif, maka majalah geospasial dan Geografi UI juga bisa dan juga menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Think Spatial To Be Inspiring

NIK dan No HP (Kunci Merapikan Data Basis Nasional Berbasis Spasial/Lokasi)

Tentu tidak ada yang ingin adanya pandemi COVID-19, dan duka mendalam bagi semua yang wafat, serta para pekerja medis dan relawan yang terus bekerja keras sampai saat ini karena pandemi belum berakhir. Namun demikian dalam konteks basis data nasional, tentu ini momentum untuk memperbaiki basis data Nomor Induk Kependudukan (e-KTP) dengan No HP/Internet.

Kenapa, demikian? ya tentu kalau kita belajar dari bagaimana prosedur mendapatkan nomor HP disuatu negara, maka nomor paspor menjadi syarat utama untuk memiliki no hp. No HP ini ini kalau di negara ASEAN otomatis bisa telepon dan kuota data internet, bahkan dengan HP yang jadul. Kenapa jadul? saya punya hp tdk bisa dimasukkan kartu data internet, karena tdk 4G, padahal saya di dua negara ASEAN, hp saya bisa dimasukkan kartu kedua negara tersebut, yg berfungsi internet dan sms. Bahkan di satu negera yg sudah mengarah ke 5G, hp saya masih bisa digunakan. Terlepas hal itu, bahwa NIK atau Pasport di Luar Negeri menajdi syarat dia bisa mendapatkan Nomor HP.

Saat ini di Indonesia sudah mulai mensyaratkan nomor KTP dan KK (meskipun saya mempertanyakan untuk apa lagi nomor KK dimasukkan dalam aktivasi kartu HP atau data?). Meskipun ada pengecualiaan data maksismal 1 KTP bisa 3 nomor, dan kalau sudah tidak aktif bisa dimatikan, dan nomor baru bisa bertambah. Hal menarik lainnya adalah, jika membeli kartu data baru fasililitas lebih tinggi dengan harga lebih murah dibandingkan jika kita membeli kuota data untuk nomor yang lama. Artinya, kalau yang tahu hal ini, maka akan selalu membeli kartu data yang baru, jika hanya membutuhkan kuota data saja, dari pada isi ulang dengan nomor yang lama. Kedua, kebijakan untuk menyertaan KK dan KTP, ternyata di counter pembelian berbeda, yaitu ada yang tidak mensyaratkan KTP dan KK. Tentu ini, asumsi saya, ada kaitannya dengan bisnis penjualan kartu perdana internet dan bukan nomor HP telepon. Pertanyaan saya apakah pihak yang berwenang tahu hal ini yang terjadi dilapangan, yang mestinya tidak boleh atau tidak bisa aktivasi tanpa KTP dan KK, baik kartu data atau kartu telepon.

Tentu ada hal menarik disini yaitu, saya berasumsi pertama belum adanya sinkronisasi data NIK dan Operator HP, dalam hal aktivasi, artinya tidak bisa diaktivasi kalau tidak dimasukkan data no KTP dan KK sebagai security system, nah kalau bisa aktif berarti ada no KTP atau tidak KTP aktivasi masih bisa berjalan. Atau, asusmsi kedua, kebijakan kartunlama yang belum wajib KTP dan KK masih beredar dilapangan, dan masih boleh dijual. Atau yang asumsi yang ketiga, sistem security bisa dijebol atau diakali, sehingga ada beberapa counter yang bisa membeli kartu perdana dan aktif tanpa KTP (tentu asumsi ketiga ini bisa salah).

Kembali pada NIK dan HP, saat ini, sudah mulai bisa dirapikan pada point pertama yaitu bahwa E-KTP dan KK aktif/valid, maka operator No HP, bisa melaporkan pada negara, yaitu No KTP telah mengaktifkan NO HP pada lokasi di Provinsi X misalnya. Kalau lokasi akurat minimal bisa sampai lokasi kelurahan-nya valid. artinya, kalau KTP itu dikelurahan X, dia beli NO HP di kelurahan X, tentunya Operator Nomor HP, bisa mendapatkan data bahwa No HP X, sudah diaktifkan oleh KTP di kelurahan X, maka nomor HP, NO KTP valid pada lokasi yang sama. Bahkan cek imei HP yang resmi atau bajakan bisa terdeteksi juga.

Kedua ada-nya bantuan Kuota Gratis dari negara, tentu hal yang sama dia sekolah di kelurahan X, maka Nomor HP diaktifkan di kelurahan X dengan nomor E-KTP pada kelurahan X. Atau basis data sekolahnya baik SMA, SMP, Universitas bisa terjadi sinkronisasi data anatar NIK, NO HP serta data penerima Kuota Internet. Validitasnya tentu bisa maksimal, karena basis data lokasi ada 3 validasi data.

Tentu yang terakhir bantuan dana Covid-19 baik itu UMKM, atau dana bansos, kalau basisnya adalah NIK dan No HP serta lokasinya usaha atau tempat tingga penerima bansos, maka bisa tervalidasi basis data nasional secara sistematis berbasis NIK dan No HP.

Tentu ini harapan pribadi, yang realitas dilapangan masih banyak yang belum punya hp, atau ada hp, seperti HP saya diluar negeri bisa diisi kartu internet, tapi di Indonesia tidak bisa dimasukkan kartu internet, maka ini menjadi PR yang lain, bagimana menyediakan hP yang murah dan bisa diisi kartu internet.

Cerita dari IGD di 4 RS (untuk terbentuknya Sistem Informasi Kesehatan terpadu)

Hari ini beruntung “mengetahui” belum adanya Sistem Informasi Kesehatan di INDONESIA, khususnya IGD dan/juga ruang rawat inap dan ruang lainnya. Saya berkesempatan membantu orang yang sakit dan membutuhkan rawat segera di IGD. Pada RS pertama alasannya tidak ada ruang IGD kosong, akhirnya kami pindah ke RS berikutnya, ada IGD-nya tetapi ruang rawatnya tidak ada, alasan si pasien sudah lemas dan kondisi deteksi awal, sepertinya membuat Dokter IGD khawatir pasien harus dirawat dan ruang rawat tidak ada, kemudian menyarankan dibawa ke RS yang besar di Jakarta. Kemudian kami pindah lagi ke RS berikutnya (RS 3), kebetulan dekat dari RS 2, di tes lagi, di jari tangan, kemudian ada angka (angka berbeda dari RS 1, RS 2 dan di RS 3 berbeda lagi menurut keluarga yang mendampingi saat dokter jaga/perawat IGD mendeteksi jari tangan), kemudian dinyatakan IGD tidak ada atau ruang rawat yang tidak ada, tapi intinya kami ditolak atau di sarankan cari RS yang lain. Pada RS 2 dan RS 3 saya tanya dimana IGD yang kosong dan ruang rawat yang kosong? semuanya tidak bisa menjawab

Akhirnya keluarga memutuskan untuk dibawa ke RS yang besar, dan sama di RS ke 4 dites lagi, data menunjukkan angka (saya tidak melihat) , dan dokter menyatakan pasien harus di rawat, dan sepertinya IGD dan ruang rawat inap penuh. Kemudian saya tanya apakah harus di infus, jawabnya iya, apakah bisa dilakukan infus? jawabnya ruang IGD penuh. saya tanya lagi apa bisa diinfus di mobil? jawabnya tidak bisa harus tiduran. kemudian kalau saya bawa pulang dan dirumah diinfus bisa? jawabnya bisa kalau ada tenaga medis yang datang ke rumah. (saya pernah punya anak yang diare dan lemas, dibawa ke IGD, kemudian di infus sembuh dan pengalaman ayah saya pernah juga saya bawa ke IGD dan diinfus jadi tidak lemas lagi, karena menurut awam saya lemas bisa dibantu dengan infus agar tidak lemas lagi). Pertanyaan saya lagi dimana ada RS yang IGD dan ruang rawatnya kosong? jawaban dokternya tidak tahu, dan harus dicek ke RS lain di dekat RS 4 tempat saya berada.

Dari cerita ini, tentu saya jadi tahu, dokter IGD tidak punya info ruang IGD atau rawat di RS lain, tapi menurut bayangan saya mestinya manajeman ruang IGD bisa saja tahu, kalau saja ada aplikasi Sistem Informasi RS sudah terintegrasi, dan bisa di cek dengan komputer/hp. Pengalaman saya tahun 2010 mencari UGD di Jakarta di sekitar RS yang penuh, hampir malam, mencari ke beberapa RS, dan semuanya UGD penuh. Ada info RS katanya ada UGD, tapi setelah ambulan sampai ke RS tsb, ternyata UGD sudah penuh dan sampai pagi hari masih ada di ruang IGD dan akhirnya diputuskan pasien kita pindahkan lagi ke RS lain yang sudah dipastikan ada ruang rawat IGD dan kosong, sehingga ambulan bisa begerak segera. Menurut saya harusnya bisa dibuat Sistem Informasi RS Indonesia terintegrasi, kalau sudah ada tentu bisa diperbaiki, misalnya data RS yang IGD kosong atau penuh, Ruang Rawat Inap penuh atau kosong, UGD, InterUGD, ruang lain penuh atau kosong bisa terinformasikan dengan baik, sehingga pihak pasien dan IGD RS punya informasi yang bisa disampaikan pada keluarga pasien, tentu pilihan ada di tangan keluarga pasien mau dibawa ke RS mana, apa yang dekat dengan rumah keluarganya atau RS yang jauh dari rumah. Akhirnya pihak keluarga memutuskan membawa pasien pulang kembali kerumah (keputusan diambil berdasarkan data dari cek 4 RS yang angkanya terus meningkat, kedua akhirnya diberi minum teh hangat dan air putih bisa minum).

Saya berharap Indonesia bisa membuat aplikasi/Sistem Informasi Kesehatan terintegrasi, Pertama tentu data realtime Ruang Rawat di RS yang ada di Indonesia, sehingga informasi dan integrasi data tentang kondisi Ruang Rawat di semua RS di Indonesia terdata dengan baik. Kedua, tentu biaya, pertanyaan punya BPJS atau tidak punya membuat saya merinding, kalau tidak punya BPJS dan Kartu sehat lainnya, apakah anak bangsa tidak boleh berobat di emergency? kalau berobat umum okelah ada aturan yang standart, tapi ini emergency. Harusnya kalau ada KTP-E, maka data NIK-nya, mau sakit dimana saja, jika emergency ya ditangani, selama masih di negara Indonesia. Tentu data penduduk dan jaminan kesehatan jadi satu, karena sudah terintegrasi (bayangan saya, aplikasi ini masukkan NIK dan muncul Jamkes-nya ada atau tidak). Maka saat itu juga langsung bisa tahu dia punya ASKES atau tidak dengan cek nomor NIK-nya, kalau ternyata tidak punya, maka sistem Informasi Kesehatan terintegrasi bisa cek pendanaan negara. Tentu dengan sistem integrasi data (tidak by phone) ada biaya standard yang dijamin oleh negara bagi pelayanan umum IGD misalnya atau sampai ke UGD juga, tapi kalau melebihi jaminan negara, maka pasien bisa melakukan pembayaran kekuranganya ke RS, dan kalau ternyata keluarga keberatan /tidak mampu, bisa terdata sumber dana Kesehatan lain misal dari lembaga sosial, dana kesehatan PEMDA, atau dana sosial (CSR) yang bisa digunakan kalau pasien terdeteksi tidak punya Jaminan Kesehatan dan tergolong pada keluarga yang tidak mampu, sehingga perlu dibantu jika membutuhkan biaya di RS. (mungkin hanya mimpi saya saja, dan semoga suatu saat bisa terwujud mimpi ini).

GEOGRAF MUDA BINA DESA/KELURAHAN

Saat ini kebutuhan akurasi data geografi mestinya dimuali dari desa atau keluarhan. Kenapa demikian? pertama ada dana desa, yang tentu tinggkatan pemerintahan paling awal adanya di desa atau kelurahan ini. Pembangunan juga adanya di desa atau kelurahan karena realitasnya demikian. Kedua, saat ini banyak bencana hidrometeorologis dan endemis (atau saya menyebutnya penyakit), misal malaria, demam berdarah, atau lainnya.

Tentu yang saat ini sedang melanda dunia, COVID-19, kalau disiapkan eralywarning system di desa atau kelurahan bisa di infokan desa/kelurahan mana yang aman dan desa/kelurahan mana yang rawan. kalau mau sampai RT dan RW basis data geografinya, santa luar biasa. Setahu saya mungkin naru kota-kota besar yang sdauh punya data batas RW atau RT.

Kalau data basis geografi dibangun di desa/kelurahan, maka informasi yang akan dihasilakn sangat bermanfaat bagi semua pihak, misal dimana saja ada Posyandu, Pos Lansia, Kantor RW, Pos Satpam Komplek, akan dapat dihasilkan informasi kesehatan bayi, manula, atau keamanan dan ketertiban wilayah, man yang sdauh ada CCTV mana yang belum dst.

Kalau ada data bencana, atau survei rawan bencana, maka antisipasi akan lebih cept, misal tembok yang posisinya sangat mirim dan bisa runtuh, seperti kejadian di Jakarta, bisa diantisipasi sebelum kejadian bencana lam atau bencana kebakaran, dan lainnya.

Semoga ide ini bisa memberikan persepsi pentingnya data basis geografi di kelurahan atau desa Seluruh Indonesia yang berjumlah lebih dari 70.000-an

VR46, MOTO GP, MANDALIKA (GEOGRAFI WISATA)

Hari ini, di Perancis sedang race MOTO GP, salah satu satunya adalah VR46, sebagai brand ambasador salah satu merk motor Jepang yang penjualannya cukup tinggi di Indonesia, sehingga ada kalimat SEMAKIN DI DEPAN tertulis di body Motor VR46. VR46 juga salah satu contoh pencinta profesi yang bisa menjadi bukti tidak hanya dia menjadi juara dunia, tapi membuka sekolah balap MOTO GP, hingga telah memiliki team balap di MOTO 2, adalah suatu yang luar biasa. Bahkan rumor kemungkinan tahun 2022, team VR46 akan masuk dalam team yang ikut balapan MOTO GP. Suatu prestasi dimana VR46 pioner pembalap berlomba dengan team yang dia bangun dari nol dengan penuh kecintaan.

MOTO GP menjadi salah satu olah raga yang menarik, termasuk di Indonesia, yang bisa mendongkrak penjualan merk motor kalau Juara Dunia adalah merk tersebut. Indonesia juga pernah memiliki sirkuit di SENTUL yang sudah pernah melaksanakan race MOTO GP (versi jaman dahulu). VR46 juga pernah melakukan uji aspal di SENTUL, Bogor. Saat ini ada pembalab Indonesia di MOTO 2 dan rencananya Indonesia juga kan meiliki team racing untuk MOTO 2 dan MOTO 3 sebagai bagian dari persiapan untuk memiliki pembalap MOTO GP. Seperti halnya ada beberapa pembalap Jetdarat, balapan mobil F1 , yang dimulai dari F3, F2 dan remcanya akan menuju F1, yang tebtu tidak mudah karena mebutuhkan sposnsor yang sangat kuat dalam pembiayaan.

Mandalika akan menjadi sirkuit MOTO GP yang masuk dalam agenda 2021, tentu eforia ini akan menarik banyak wisatawan ke Indonesia, terutama Bali, Lombok, Nusa Tenggara Timur serta Jawa Timur bersiap menjal diri agar bisa menrik wisatawan tidak hanya ke Mandalika tetapi bisa melancong ke obyek wisata sekitar yang tentu ounya keunikan yang menduni, seperti Pulau Komodo, yang terdapat Dragon Komodo yang merupakan binatang purba yang masih hidup hingg saat ini didunia. Obyek-obyek wisata ini menadi kajian dalam Geografi Wisata agar lebih terdata dengan baik, kaitan antara kondisi fisik, manusia, budaya yang harus selalu menjaga kelestarian lingkungan sebagai aset utama pariwisata.

Ditribusi Pandemi Covid-19 Mei-Juli 2020

Tentu, semua tidak ingin pandemi terus menerus terjadi, tapi faktanya memang masih terjadi. Majalah Geospasial memberikan gambaran kondisi sebaran covid-19 setiap propinsi di Indonesia bulan mei hingga juli 2020.

silakan cek link berikut: https://majalahgeospasial.files.wordpress.com/2020/08/geospasial-agustus-2020.pdf

Selamat Ultah Kota Jakarta

Perjalanan panjang kota Jakarta menjadi saksi sejarah perjalana bangsa Indonesia, baik sebelum atau sesudah merdeka. Tentu saja, warga Jakarta yang semkin beragam suku, bangsa, agama dan negara menjadikan Jakarta semakin dewasa mengikiti perkembangan zaman, baik suka maupun sedang berduka seperti saat ini.

Selamat Ulang Tahun Kota Jakarta dan terus bergerak mengikuti perkembangan teknologi transportasi, komunikasi dan berkebudayaan.

Pemetaan Pandemi COVID-19 (maret – april 2020)

Pandemi Covid-19 menjadi perhatian khusus majalah geospasial.

Silahkan cek link berikut untuk mendapatkan gambaran kondisi saat itu.

https://majalahgeospasial.files.wordpress.com/2020/06/majalah-geospasial-april-2020-bagian-1.pdf

https://majalahgeospasial.files.wordpress.com/2020/06/majalah-geospasial-april-2020-bagian-2.pdf

Pikiran Positif, dan Kreatif maka menjadi Produktif

Setiap manusia harus selalu memiliki pikiran yang positif. Disaat sedang dalam kondisi apapun, maka sepatutnya manusia selalu berfikir positif, karena selalu  ada pertolongan Tuhan YME. Berbagai kendala, kekurangan dan tantangan, sehingga manusia dituntut harus selalu kreatif. bagaiamana caranya agar bisa melewati hidup atau menjalankan tujuan hidup, untuk melewatinya maka manusia harus kreatif. Jika manusia kreatif, maka ujungnya adalah bisa produktif atau menghasilkan berbagai macam hal yang positif. Jika itu bisa menghasilkan uang, maka rezeki makin bertambah.

Selalu berpikiran positif, kerja kreatif agar selalu produktif.

Yin + Yang = Keseimbangan

Mengutip dari wiki pedia : YinYang atau Yin dan Yang adalah konsep dalam filosofi Tionghoa yang biasanya digunakan untuk mendeskripsikan sifat kekuatan yang saling berhubungan dan berlawanan di dunia ini dan bagaimana mereka saling membangun satu sama lain. Jika ada yang pernah membaca karya-karya Asmaraman S. Kho Ping Hoo, diceritakan bagaimana  tokoh silat sakti adalah yang mampu menguasai yin dan yang secera bersamaan. Karena tenaga dalam Yin biasanya diskuasai oleh wanita dan Yang biasanya dikuasai oleh pria, sehinga jika seorang pria atau wanita mampu menguasai tenaga dalam yin dan yang, maka dia mencapai tingkatan tertinggi dalam penguasaan tenaga dalam, yang mestinya menjadi keseimbangan dan bukan kesombongan.
Catatan bahwa Kho Ping Ho adalah penulis yang mampu menceritakan lokasi dan sistuasi di tiongkok, meski belum pernah pergi ke sana berdasarkan peta2 yang beliau miliki.
Geografi adalah ilmu yang mempelajari keseimbangan alam dan manusia, dimana ada fisikal geografi dan human geografi serta di dukung dengan teknologi. Anggaplah Yin itu adalah manusia dan Yang itu adalah alam. Hasil ilmu Geografi adalah manusia mampu mempelajari kondisi permukaan bumi (alam sekitarnya) secara alamiah (natural) sehinga bisa memahami juga adanya kehidupan manusia diatasnya agar kehidiupan keduanya alam dan manusia menjadi keseimbangan (normal).
Selamat tahun baru imlek 2020

Selamat Tahun Baru 2020

Akhirnya sampai pada tahun 2020, decade kedua pada tahun 2000. Negara Indonesia menatap kemajuan dengan bertumpu pada keindahan alam Indoenesia untuk membanguan ekonomi desa dengan basis pariwisata alam dan kearifan budaya local setiap desa untuk kemandirian desa.

Selamat tahun baru 2020

Ulang Tahun ke 60, Terus Maju Geografi Ui

Tahun 2019 sudah mendekati akhir, artinya 60 tahun lalu geograf didirikan di UNPAD Bandung karena disanalah ada FIPIA (Fakultas Ilmu Pengetahun Alam) dan bebrepa tahun kemudain setalh UI mendirikan FIPIA, maka begabunglah geografi dari UNPAD ke UI.

Terus bergerak maju, mahasiswa, dosen, staf akademik dan juga alumninya, semoag selalu bias mengabdi pada bagsa dan negara Indonesia

Selamat Ulang tahun ke 60 Geografi UI

Jokowi, menjadikan Indonesia dari Ancaman menjadi Teman

Selamat kepada Pak Jokowi atas dilantik kembali menjadi presiden yang kedua. Salah satu kemamuan beliau dengan gayanya, menjadikannya selalu tersenyum, membuat banyak negara menjadi nyaman. Bayangkan kekhawatiran negara lain jika Indonesia tidak tersenyum? Jumlah penduduk lebih dari 200 juta merupakan jumlah yang sangat besar dan menjadi salah satu asset untuk pertahanan negara atau bisa juga dijadikan alat penyerangan ke negara lain di sekitar Indonesia.

Tentu, pertempuran saat ini adalah kreatifitas dan ketanggguhan ekonomi. Maka, asset SDM yang sangat besar, harus diperkuat dengan pendidikan dan keterampilan yang mumpuni untuk menjaga kreatifitas dan ketangguhan ekonomi, tidak lain adalah meningkatkan pendidikan kreatif, artinya talenta selain didapat di bangku sekolah juga bisa didapat dari tempat2 dimanapun untuk belajar kreatif. Misalnya, bakat menari, menyanyi, otomotif, programmer, animasi, content creator,  olah raga, kuliner, pariwisata, keagamaan, budaya, ke-arifan lokal menjadi kata-kata kunci yang bisa mengahasilkan nilai eknomi agar ketangguhan ekonomi menjadi solid. Artinya, misalkan hanya mengandalkan perdagangan antar pulau dalam NKRI, sangat bisa, menjadi mandiri dalam memenuhi kebutuhan hidup seharai-hari yang saling ditopang dari semua pulau yang ada di Indonesia.

Sehingga kalau sduah sejahtera dalam negeri, pasti bisa menolong negara disekitar kita sebagai teman yang saling membutuhkan. Sehingga jumlah SDM yang sangat besar, bukan menjadi ancaman tetapi bisa menjadi teman. Selamat Bekerja membangun negeri Pak Jokowi.

 

Jejak dijital (Peta Dijital) sebagai kemajuan teknologi SIG

Sejalan dengan berkembanganya teknologi maka berbagai kemudahan menjadi suatu hak yang mungkin. Contohnya rekam jejak dijital dari lokasi yang dikunjungi. Misalnya seseorang yang hobi memfoto setaipa aktifitasnya, maka didalam foto tersebut akan otomatis tersimpan lokasi (koordinat x, y) dari foto tersebut termasuk waktu sat pengambian foto dari handphone, dan jika kita susun foto berdasarkan waktu maka kita bisa telusuri berpindahan sipemilik handphone dari waktu  ke waktu.

Dengan demikian, maka lokasi yang paling banyak dikunjungi dalam satu bulan bisa terlihat reka jejaknya dari handphone seseorang yang melakukan dokumentasi kegiatannya dengan handphone

 

 

Semua berawal dari Nol (Zero), kemudian satu, dua dan seterusnya….

Perdebatan  menarik dari pertanyaan O itu ganjil dan genap? syukur bukan seperti jawaban telur dahulu ataua ayam lebih dahulu? debatnya bisa panjang dan keyakinanya juga sama kuat dan mungkin bisa dibuktikan juga.

Bagaimana angka nol? dulu seatuju saya nol adalah bukan ganjil atau genap karena satu pasti ganjil dua pasti genap, selebihnya gampang bilangan itu habis terbagi maka dia adalah bilangan genap. tidak habis terbagi adalah bilangan ganjil.

Untungnya ada ganjil dan genap untuk kendaraan, yang akhirnya ada kepastian jika nol itu untuk tanggal genap.

Jangan pernah khawatir jika, konteksnya adalah zero (belum punya..sesuatu) maka berharaplah dan berusaha mengejarnya, sehingga suatu saat bisa tercapai, tetapi bisa juga tidak.

Jika masih zero, jangan bersedih hati karena masih banyak yang tetap zero, tetpia yang sduah berhasil menambah jadi satu, dua atau lebih jangan sombong, karena bisa jadi kepelmilikan itu bukankah abadi, bisa jadi akan hilang ditelan waktu.

Selamat belajar matematika, karena matematika itu menyenangkan dan mudah dimengerti.

 

 

 

 

 

 

 

Selamat Ulang Tahun Indonesia, dan juga mendapatkan Banyak SDM yang berkualitas dan mendunia

Ada Zohri, Ada Iko Uwais, Ada Anggun, Ada….banyak lagi atlet yang menjadi juara dunia, peraih medali di olimpiade dan Asian games. Semua adalah para pejuang yang mengharumkan nama bangsa Indonesia.

catatan paing penting adalah semangat juang para pemain sepak bola Indonesia. Juara AFF salah satu yang menujukn bagaimana jiwa pejuang bertanding. Meski sduah kebobolan, tepai sebelum peluat berakhir selalu ada peluang memasukan bola. Terbukti berkali kali di menit terakhir bias mebalikan kondis hingga menang.

Saat menghadapi hongkong di Asian Games juga menjadi sebuah catatan perubahan mental dari yang melempem menjadi pejuang tingkat tingggi. Sikap itu ada saat sduah ketinggal -0 terjadi emosi pada pemain Indonesia hingga mendapatkan kartu kuning. Tetapi mereka kemudian  bisa berubah menjadi pemain dengan semngat sangat tinggi hingga akhirnya tercipta gol penyeimbang 1-1. Kemudian menghasilkan tambahan gol menjadi 2-1. terakhir di injuri time tambahn 1 gol menjadikan Indonesia menag dengan 3-1.

Hari ini pemain bulu tangkis Indonesia menunjukkan jiwa pejuang sampai darah penghabisan dan menggorbankan kedua kakinya hingga tidak bias bergerak. Meskipun akhirnya kalah tapi berjuang hingga titik pengahsbisan adaah suatu semangat yang penting.

Dirgahayu Republik Indonesia