NIK dan No HP (Kunci Merapikan Data Basis Nasional Berbasis Spasial/Lokasi)

Tentu tidak ada yang ingin adanya pandemi COVID-19, dan duka mendalam bagi semua yang wafat, serta para pekerja medis dan relawan yang terus bekerja keras sampai saat ini karena pandemi belum berakhir. Namun demikian dalam konteks basis data nasional, tentu ini momentum untuk memperbaiki basis data Nomor Induk Kependudukan (e-KTP) dengan No HP/Internet.

Kenapa, demikian? ya tentu kalau kita belajar dari bagaimana prosedur mendapatkan nomor HP disuatu negara, maka nomor paspor menjadi syarat utama untuk memiliki no hp. No HP ini ini kalau di negara ASEAN otomatis bisa telepon dan kuota data internet, bahkan dengan HP yang jadul. Kenapa jadul? saya punya hp tdk bisa dimasukkan kartu data internet, karena tdk 4G, padahal saya di dua negara ASEAN, hp saya bisa dimasukkan kartu kedua negara tersebut, yg berfungsi internet dan sms. Bahkan di satu negera yg sudah mengarah ke 5G, hp saya masih bisa digunakan. Terlepas hal itu, bahwa NIK atau Pasport di Luar Negeri menajdi syarat dia bisa mendapatkan Nomor HP.

Saat ini di Indonesia sudah mulai mensyaratkan nomor KTP dan KK (meskipun saya mempertanyakan untuk apa lagi nomor KK dimasukkan dalam aktivasi kartu HP atau data?). Meskipun ada pengecualiaan data maksismal 1 KTP bisa 3 nomor, dan kalau sudah tidak aktif bisa dimatikan, dan nomor baru bisa bertambah. Hal menarik lainnya adalah, jika membeli kartu data baru fasililitas lebih tinggi dengan harga lebih murah dibandingkan jika kita membeli kuota data untuk nomor yang lama. Artinya, kalau yang tahu hal ini, maka akan selalu membeli kartu data yang baru, jika hanya membutuhkan kuota data saja, dari pada isi ulang dengan nomor yang lama. Kedua, kebijakan untuk menyertaan KK dan KTP, ternyata di counter pembelian berbeda, yaitu ada yang tidak mensyaratkan KTP dan KK. Tentu ini, asumsi saya, ada kaitannya dengan bisnis penjualan kartu perdana internet dan bukan nomor HP telepon. Pertanyaan saya apakah pihak yang berwenang tahu hal ini yang terjadi dilapangan, yang mestinya tidak boleh atau tidak bisa aktivasi tanpa KTP dan KK, baik kartu data atau kartu telepon.

Tentu ada hal menarik disini yaitu, saya berasumsi pertama belum adanya sinkronisasi data NIK dan Operator HP, dalam hal aktivasi, artinya tidak bisa diaktivasi kalau tidak dimasukkan data no KTP dan KK sebagai security system, nah kalau bisa aktif berarti ada no KTP atau tidak KTP aktivasi masih bisa berjalan. Atau, asusmsi kedua, kebijakan kartunlama yang belum wajib KTP dan KK masih beredar dilapangan, dan masih boleh dijual. Atau yang asumsi yang ketiga, sistem security bisa dijebol atau diakali, sehingga ada beberapa counter yang bisa membeli kartu perdana dan aktif tanpa KTP (tentu asumsi ketiga ini bisa salah).

Kembali pada NIK dan HP, saat ini, sudah mulai bisa dirapikan pada point pertama yaitu bahwa E-KTP dan KK aktif/valid, maka operator No HP, bisa melaporkan pada negara, yaitu No KTP telah mengaktifkan NO HP pada lokasi di Provinsi X misalnya. Kalau lokasi akurat minimal bisa sampai lokasi kelurahan-nya valid. artinya, kalau KTP itu dikelurahan X, dia beli NO HP di kelurahan X, tentunya Operator Nomor HP, bisa mendapatkan data bahwa No HP X, sudah diaktifkan oleh KTP di kelurahan X, maka nomor HP, NO KTP valid pada lokasi yang sama. Bahkan cek imei HP yang resmi atau bajakan bisa terdeteksi juga.

Kedua ada-nya bantuan Kuota Gratis dari negara, tentu hal yang sama dia sekolah di kelurahan X, maka Nomor HP diaktifkan di kelurahan X dengan nomor E-KTP pada kelurahan X. Atau basis data sekolahnya baik SMA, SMP, Universitas bisa terjadi sinkronisasi data anatar NIK, NO HP serta data penerima Kuota Internet. Validitasnya tentu bisa maksimal, karena basis data lokasi ada 3 validasi data.

Tentu yang terakhir bantuan dana Covid-19 baik itu UMKM, atau dana bansos, kalau basisnya adalah NIK dan No HP serta lokasinya usaha atau tempat tingga penerima bansos, maka bisa tervalidasi basis data nasional secara sistematis berbasis NIK dan No HP.

Tentu ini harapan pribadi, yang realitas dilapangan masih banyak yang belum punya hp, atau ada hp, seperti HP saya diluar negeri bisa diisi kartu internet, tapi di Indonesia tidak bisa dimasukkan kartu internet, maka ini menjadi PR yang lain, bagimana menyediakan hP yang murah dan bisa diisi kartu internet.

Cerita dari IGD di 4 RS (untuk terbentuknya Sistem Informasi Kesehatan terpadu)

Hari ini beruntung “mengetahui” belum adanya Sistem Informasi Kesehatan di INDONESIA, khususnya IGD dan/juga ruang rawat inap dan ruang lainnya. Saya berkesempatan membantu orang yang sakit dan membutuhkan rawat segera di IGD. Pada RS pertama alasannya tidak ada ruang IGD kosong, akhirnya kami pindah ke RS berikutnya, ada IGD-nya tetapi ruang rawatnya tidak ada, alasan si pasien sudah lemas dan kondisi deteksi awal, sepertinya membuat Dokter IGD khawatir pasien harus dirawat dan ruang rawat tidak ada, kemudian menyarankan dibawa ke RS yang besar di Jakarta. Kemudian kami pindah lagi ke RS berikutnya (RS 3), kebetulan dekat dari RS 2, di tes lagi, di jari tangan, kemudian ada angka (angka berbeda dari RS 1, RS 2 dan di RS 3 berbeda lagi menurut keluarga yang mendampingi saat dokter jaga/perawat IGD mendeteksi jari tangan), kemudian dinyatakan IGD tidak ada atau ruang rawat yang tidak ada, tapi intinya kami ditolak atau di sarankan cari RS yang lain. Pada RS 2 dan RS 3 saya tanya dimana IGD yang kosong dan ruang rawat yang kosong? semuanya tidak bisa menjawab

Akhirnya keluarga memutuskan untuk dibawa ke RS yang besar, dan sama di RS ke 4 dites lagi, data menunjukkan angka (saya tidak melihat) , dan dokter menyatakan pasien harus di rawat, dan sepertinya IGD dan ruang rawat inap penuh. Kemudian saya tanya apakah harus di infus, jawabnya iya, apakah bisa dilakukan infus? jawabnya ruang IGD penuh. saya tanya lagi apa bisa diinfus di mobil? jawabnya tidak bisa harus tiduran. kemudian kalau saya bawa pulang dan dirumah diinfus bisa? jawabnya bisa kalau ada tenaga medis yang datang ke rumah. (saya pernah punya anak yang diare dan lemas, dibawa ke IGD, kemudian di infus sembuh dan pengalaman ayah saya pernah juga saya bawa ke IGD dan diinfus jadi tidak lemas lagi, karena menurut awam saya lemas bisa dibantu dengan infus agar tidak lemas lagi). Pertanyaan saya lagi dimana ada RS yang IGD dan ruang rawatnya kosong? jawaban dokternya tidak tahu, dan harus dicek ke RS lain di dekat RS 4 tempat saya berada.

Dari cerita ini, tentu saya jadi tahu, dokter IGD tidak punya info ruang IGD atau rawat di RS lain, tapi menurut bayangan saya mestinya manajeman ruang IGD bisa saja tahu, kalau saja ada aplikasi Sistem Informasi RS sudah terintegrasi, dan bisa di cek dengan komputer/hp. Pengalaman saya tahun 2010 mencari UGD di Jakarta di sekitar RS yang penuh, hampir malam, mencari ke beberapa RS, dan semuanya UGD penuh. Ada info RS katanya ada UGD, tapi setelah ambulan sampai ke RS tsb, ternyata UGD sudah penuh dan sampai pagi hari masih ada di ruang IGD dan akhirnya diputuskan pasien kita pindahkan lagi ke RS lain yang sudah dipastikan ada ruang rawat IGD dan kosong, sehingga ambulan bisa begerak segera. Menurut saya harusnya bisa dibuat Sistem Informasi RS Indonesia terintegrasi, kalau sudah ada tentu bisa diperbaiki, misalnya data RS yang IGD kosong atau penuh, Ruang Rawat Inap penuh atau kosong, UGD, InterUGD, ruang lain penuh atau kosong bisa terinformasikan dengan baik, sehingga pihak pasien dan IGD RS punya informasi yang bisa disampaikan pada keluarga pasien, tentu pilihan ada di tangan keluarga pasien mau dibawa ke RS mana, apa yang dekat dengan rumah keluarganya atau RS yang jauh dari rumah. Akhirnya pihak keluarga memutuskan membawa pasien pulang kembali kerumah (keputusan diambil berdasarkan data dari cek 4 RS yang angkanya terus meningkat, kedua akhirnya diberi minum teh hangat dan air putih bisa minum).

Saya berharap Indonesia bisa membuat aplikasi/Sistem Informasi Kesehatan terintegrasi, Pertama tentu data realtime Ruang Rawat di RS yang ada di Indonesia, sehingga informasi dan integrasi data tentang kondisi Ruang Rawat di semua RS di Indonesia terdata dengan baik. Kedua, tentu biaya, pertanyaan punya BPJS atau tidak punya membuat saya merinding, kalau tidak punya BPJS dan Kartu sehat lainnya, apakah anak bangsa tidak boleh berobat di emergency? kalau berobat umum okelah ada aturan yang standart, tapi ini emergency. Harusnya kalau ada KTP-E, maka data NIK-nya, mau sakit dimana saja, jika emergency ya ditangani, selama masih di negara Indonesia. Tentu data penduduk dan jaminan kesehatan jadi satu, karena sudah terintegrasi (bayangan saya, aplikasi ini masukkan NIK dan muncul Jamkes-nya ada atau tidak). Maka saat itu juga langsung bisa tahu dia punya ASKES atau tidak dengan cek nomor NIK-nya, kalau ternyata tidak punya, maka sistem Informasi Kesehatan terintegrasi bisa cek pendanaan negara. Tentu dengan sistem integrasi data (tidak by phone) ada biaya standard yang dijamin oleh negara bagi pelayanan umum IGD misalnya atau sampai ke UGD juga, tapi kalau melebihi jaminan negara, maka pasien bisa melakukan pembayaran kekuranganya ke RS, dan kalau ternyata keluarga keberatan /tidak mampu, bisa terdata sumber dana Kesehatan lain misal dari lembaga sosial, dana kesehatan PEMDA, atau dana sosial (CSR) yang bisa digunakan kalau pasien terdeteksi tidak punya Jaminan Kesehatan dan tergolong pada keluarga yang tidak mampu, sehingga perlu dibantu jika membutuhkan biaya di RS. (mungkin hanya mimpi saya saja, dan semoga suatu saat bisa terwujud mimpi ini).

GEOGRAF MUDA BINA DESA/KELURAHAN

Saat ini kebutuhan akurasi data geografi mestinya dimuali dari desa atau keluarhan. Kenapa demikian? pertama ada dana desa, yang tentu tinggkatan pemerintahan paling awal adanya di desa atau kelurahan ini. Pembangunan juga adanya di desa atau kelurahan karena realitasnya demikian. Kedua, saat ini banyak bencana hidrometeorologis dan endemis (atau saya menyebutnya penyakit), misal malaria, demam berdarah, atau lainnya.

Tentu yang saat ini sedang melanda dunia, COVID-19, kalau disiapkan eralywarning system di desa atau kelurahan bisa di infokan desa/kelurahan mana yang aman dan desa/kelurahan mana yang rawan. kalau mau sampai RT dan RW basis data geografinya, santa luar biasa. Setahu saya mungkin naru kota-kota besar yang sdauh punya data batas RW atau RT.

Kalau data basis geografi dibangun di desa/kelurahan, maka informasi yang akan dihasilakn sangat bermanfaat bagi semua pihak, misal dimana saja ada Posyandu, Pos Lansia, Kantor RW, Pos Satpam Komplek, akan dapat dihasilkan informasi kesehatan bayi, manula, atau keamanan dan ketertiban wilayah, man yang sdauh ada CCTV mana yang belum dst.

Kalau ada data bencana, atau survei rawan bencana, maka antisipasi akan lebih cept, misal tembok yang posisinya sangat mirim dan bisa runtuh, seperti kejadian di Jakarta, bisa diantisipasi sebelum kejadian bencana lam atau bencana kebakaran, dan lainnya.

Semoga ide ini bisa memberikan persepsi pentingnya data basis geografi di kelurahan atau desa Seluruh Indonesia yang berjumlah lebih dari 70.000-an

VR46, MOTO GP, MANDALIKA (GEOGRAFI WISATA)

Hari ini, di Perancis sedang race MOTO GP, salah satu satunya adalah VR46, sebagai brand ambasador salah satu merk motor Jepang yang penjualannya cukup tinggi di Indonesia, sehingga ada kalimat SEMAKIN DI DEPAN tertulis di body Motor VR46. VR46 juga salah satu contoh pencinta profesi yang bisa menjadi bukti tidak hanya dia menjadi juara dunia, tapi membuka sekolah balap MOTO GP, hingga telah memiliki team balap di MOTO 2, adalah suatu yang luar biasa. Bahkan rumor kemungkinan tahun 2022, team VR46 akan masuk dalam team yang ikut balapan MOTO GP. Suatu prestasi dimana VR46 pioner pembalap berlomba dengan team yang dia bangun dari nol dengan penuh kecintaan.

MOTO GP menjadi salah satu olah raga yang menarik, termasuk di Indonesia, yang bisa mendongkrak penjualan merk motor kalau Juara Dunia adalah merk tersebut. Indonesia juga pernah memiliki sirkuit di SENTUL yang sudah pernah melaksanakan race MOTO GP (versi jaman dahulu). VR46 juga pernah melakukan uji aspal di SENTUL, Bogor. Saat ini ada pembalab Indonesia di MOTO 2 dan rencananya Indonesia juga kan meiliki team racing untuk MOTO 2 dan MOTO 3 sebagai bagian dari persiapan untuk memiliki pembalap MOTO GP. Seperti halnya ada beberapa pembalap Jetdarat, balapan mobil F1 , yang dimulai dari F3, F2 dan remcanya akan menuju F1, yang tebtu tidak mudah karena mebutuhkan sposnsor yang sangat kuat dalam pembiayaan.

Mandalika akan menjadi sirkuit MOTO GP yang masuk dalam agenda 2021, tentu eforia ini akan menarik banyak wisatawan ke Indonesia, terutama Bali, Lombok, Nusa Tenggara Timur serta Jawa Timur bersiap menjal diri agar bisa menrik wisatawan tidak hanya ke Mandalika tetapi bisa melancong ke obyek wisata sekitar yang tentu ounya keunikan yang menduni, seperti Pulau Komodo, yang terdapat Dragon Komodo yang merupakan binatang purba yang masih hidup hingg saat ini didunia. Obyek-obyek wisata ini menadi kajian dalam Geografi Wisata agar lebih terdata dengan baik, kaitan antara kondisi fisik, manusia, budaya yang harus selalu menjaga kelestarian lingkungan sebagai aset utama pariwisata.

Ditribusi Pandemi Covid-19 Mei-Juli 2020

Tentu, semua tidak ingin pandemi terus menerus terjadi, tapi faktanya memang masih terjadi. Majalah Geospasial memberikan gambaran kondisi sebaran covid-19 setiap propinsi di Indonesia bulan mei hingga juli 2020.

silakan cek link berikut: https://majalahgeospasial.files.wordpress.com/2020/08/geospasial-agustus-2020.pdf

Selamat Ultah Kota Jakarta

Perjalanan panjang kota Jakarta menjadi saksi sejarah perjalana bangsa Indonesia, baik sebelum atau sesudah merdeka. Tentu saja, warga Jakarta yang semkin beragam suku, bangsa, agama dan negara menjadikan Jakarta semakin dewasa mengikiti perkembangan zaman, baik suka maupun sedang berduka seperti saat ini.

Selamat Ulang Tahun Kota Jakarta dan terus bergerak mengikuti perkembangan teknologi transportasi, komunikasi dan berkebudayaan.

Pemetaan Pandemi COVID-19 (maret – april 2020)

Pandemi Covid-19 menjadi perhatian khusus majalah geospasial.

Silahkan cek link berikut untuk mendapatkan gambaran kondisi saat itu.

https://majalahgeospasial.files.wordpress.com/2020/06/majalah-geospasial-april-2020-bagian-1.pdf

https://majalahgeospasial.files.wordpress.com/2020/06/majalah-geospasial-april-2020-bagian-2.pdf

Pikiran Positif, dan Kreatif maka menjadi Produktif

Setiap manusia harus selalu memiliki pikiran yang positif. Disaat sedang dalam kondisi apapun, maka sepatutnya manusia selalu berfikir positif, karena selalu  ada pertolongan Tuhan YME. Berbagai kendala, kekurangan dan tantangan, sehingga manusia dituntut harus selalu kreatif. bagaiamana caranya agar bisa melewati hidup atau menjalankan tujuan hidup, untuk melewatinya maka manusia harus kreatif. Jika manusia kreatif, maka ujungnya adalah bisa produktif atau menghasilkan berbagai macam hal yang positif. Jika itu bisa menghasilkan uang, maka rezeki makin bertambah.

Selalu berpikiran positif, kerja kreatif agar selalu produktif.

Yin + Yang = Keseimbangan

Mengutip dari wiki pedia : YinYang atau Yin dan Yang adalah konsep dalam filosofi Tionghoa yang biasanya digunakan untuk mendeskripsikan sifat kekuatan yang saling berhubungan dan berlawanan di dunia ini dan bagaimana mereka saling membangun satu sama lain. Jika ada yang pernah membaca karya-karya Asmaraman S. Kho Ping Hoo, diceritakan bagaimana  tokoh silat sakti adalah yang mampu menguasai yin dan yang secera bersamaan. Karena tenaga dalam Yin biasanya diskuasai oleh wanita dan Yang biasanya dikuasai oleh pria, sehinga jika seorang pria atau wanita mampu menguasai tenaga dalam yin dan yang, maka dia mencapai tingkatan tertinggi dalam penguasaan tenaga dalam, yang mestinya menjadi keseimbangan dan bukan kesombongan.
Catatan bahwa Kho Ping Ho adalah penulis yang mampu menceritakan lokasi dan sistuasi di tiongkok, meski belum pernah pergi ke sana berdasarkan peta2 yang beliau miliki.
Geografi adalah ilmu yang mempelajari keseimbangan alam dan manusia, dimana ada fisikal geografi dan human geografi serta di dukung dengan teknologi. Anggaplah Yin itu adalah manusia dan Yang itu adalah alam. Hasil ilmu Geografi adalah manusia mampu mempelajari kondisi permukaan bumi (alam sekitarnya) secara alamiah (natural) sehinga bisa memahami juga adanya kehidupan manusia diatasnya agar kehidiupan keduanya alam dan manusia menjadi keseimbangan (normal).
Selamat tahun baru imlek 2020

Selamat Tahun Baru 2020

Akhirnya sampai pada tahun 2020, decade kedua pada tahun 2000. Negara Indonesia menatap kemajuan dengan bertumpu pada keindahan alam Indoenesia untuk membanguan ekonomi desa dengan basis pariwisata alam dan kearifan budaya local setiap desa untuk kemandirian desa.

Selamat tahun baru 2020

Ulang Tahun ke 60, Terus Maju Geografi Ui

Tahun 2019 sudah mendekati akhir, artinya 60 tahun lalu geograf didirikan di UNPAD Bandung karena disanalah ada FIPIA (Fakultas Ilmu Pengetahun Alam) dan bebrepa tahun kemudain setalh UI mendirikan FIPIA, maka begabunglah geografi dari UNPAD ke UI.

Terus bergerak maju, mahasiswa, dosen, staf akademik dan juga alumninya, semoag selalu bias mengabdi pada bagsa dan negara Indonesia

Selamat Ulang tahun ke 60 Geografi UI

Jokowi, menjadikan Indonesia dari Ancaman menjadi Teman

Selamat kepada Pak Jokowi atas dilantik kembali menjadi presiden yang kedua. Salah satu kemamuan beliau dengan gayanya, menjadikannya selalu tersenyum, membuat banyak negara menjadi nyaman. Bayangkan kekhawatiran negara lain jika Indonesia tidak tersenyum? Jumlah penduduk lebih dari 200 juta merupakan jumlah yang sangat besar dan menjadi salah satu asset untuk pertahanan negara atau bisa juga dijadikan alat penyerangan ke negara lain di sekitar Indonesia.

Tentu, pertempuran saat ini adalah kreatifitas dan ketanggguhan ekonomi. Maka, asset SDM yang sangat besar, harus diperkuat dengan pendidikan dan keterampilan yang mumpuni untuk menjaga kreatifitas dan ketangguhan ekonomi, tidak lain adalah meningkatkan pendidikan kreatif, artinya talenta selain didapat di bangku sekolah juga bisa didapat dari tempat2 dimanapun untuk belajar kreatif. Misalnya, bakat menari, menyanyi, otomotif, programmer, animasi, content creator,  olah raga, kuliner, pariwisata, keagamaan, budaya, ke-arifan lokal menjadi kata-kata kunci yang bisa mengahasilkan nilai eknomi agar ketangguhan ekonomi menjadi solid. Artinya, misalkan hanya mengandalkan perdagangan antar pulau dalam NKRI, sangat bisa, menjadi mandiri dalam memenuhi kebutuhan hidup seharai-hari yang saling ditopang dari semua pulau yang ada di Indonesia.

Sehingga kalau sduah sejahtera dalam negeri, pasti bisa menolong negara disekitar kita sebagai teman yang saling membutuhkan. Sehingga jumlah SDM yang sangat besar, bukan menjadi ancaman tetapi bisa menjadi teman. Selamat Bekerja membangun negeri Pak Jokowi.

 

Jejak dijital (Peta Dijital) sebagai kemajuan teknologi SIG

Sejalan dengan berkembanganya teknologi maka berbagai kemudahan menjadi suatu hak yang mungkin. Contohnya rekam jejak dijital dari lokasi yang dikunjungi. Misalnya seseorang yang hobi memfoto setaipa aktifitasnya, maka didalam foto tersebut akan otomatis tersimpan lokasi (koordinat x, y) dari foto tersebut termasuk waktu sat pengambian foto dari handphone, dan jika kita susun foto berdasarkan waktu maka kita bisa telusuri berpindahan sipemilik handphone dari waktu  ke waktu.

Dengan demikian, maka lokasi yang paling banyak dikunjungi dalam satu bulan bisa terlihat reka jejaknya dari handphone seseorang yang melakukan dokumentasi kegiatannya dengan handphone

 

 

Semua berawal dari Nol (Zero), kemudian satu, dua dan seterusnya….

Perdebatan  menarik dari pertanyaan O itu ganjil dan genap? syukur bukan seperti jawaban telur dahulu ataua ayam lebih dahulu? debatnya bisa panjang dan keyakinanya juga sama kuat dan mungkin bisa dibuktikan juga.

Bagaimana angka nol? dulu seatuju saya nol adalah bukan ganjil atau genap karena satu pasti ganjil dua pasti genap, selebihnya gampang bilangan itu habis terbagi maka dia adalah bilangan genap. tidak habis terbagi adalah bilangan ganjil.

Untungnya ada ganjil dan genap untuk kendaraan, yang akhirnya ada kepastian jika nol itu untuk tanggal genap.

Jangan pernah khawatir jika, konteksnya adalah zero (belum punya..sesuatu) maka berharaplah dan berusaha mengejarnya, sehingga suatu saat bisa tercapai, tetapi bisa juga tidak.

Jika masih zero, jangan bersedih hati karena masih banyak yang tetap zero, tetpia yang sduah berhasil menambah jadi satu, dua atau lebih jangan sombong, karena bisa jadi kepelmilikan itu bukankah abadi, bisa jadi akan hilang ditelan waktu.

Selamat belajar matematika, karena matematika itu menyenangkan dan mudah dimengerti.

 

 

 

 

 

 

 

Selamat Ulang Tahun Indonesia, dan juga mendapatkan Banyak SDM yang berkualitas dan mendunia

Ada Zohri, Ada Iko Uwais, Ada Anggun, Ada….banyak lagi atlet yang menjadi juara dunia, peraih medali di olimpiade dan Asian games. Semua adalah para pejuang yang mengharumkan nama bangsa Indonesia.

catatan paing penting adalah semangat juang para pemain sepak bola Indonesia. Juara AFF salah satu yang menujukn bagaimana jiwa pejuang bertanding. Meski sduah kebobolan, tepai sebelum peluat berakhir selalu ada peluang memasukan bola. Terbukti berkali kali di menit terakhir bias mebalikan kondis hingga menang.

Saat menghadapi hongkong di Asian Games juga menjadi sebuah catatan perubahan mental dari yang melempem menjadi pejuang tingkat tingggi. Sikap itu ada saat sduah ketinggal -0 terjadi emosi pada pemain Indonesia hingga mendapatkan kartu kuning. Tetapi mereka kemudian  bisa berubah menjadi pemain dengan semngat sangat tinggi hingga akhirnya tercipta gol penyeimbang 1-1. Kemudian menghasilkan tambahan gol menjadi 2-1. terakhir di injuri time tambahn 1 gol menjadikan Indonesia menag dengan 3-1.

Hari ini pemain bulu tangkis Indonesia menunjukkan jiwa pejuang sampai darah penghabisan dan menggorbankan kedua kakinya hingga tidak bias bergerak. Meskipun akhirnya kalah tapi berjuang hingga titik pengahsbisan adaah suatu semangat yang penting.

Dirgahayu Republik Indonesia

 

 

 

 

LRT made in Indonesia (Geografi Transportasi)

Pernyataan Gubernur Sumsel di salah satu tv swasta sangat menarik bagi perubahan perilaku masyarakat perkotaan di Indoensia. Terbangunnya LRT buatan anak negeri di Palembang akan menjadikan infrastruk LRT merubah kultur berperilaku di Sumatera Selatan. Budaya antri beli tiket, antri menaiki kereta, menjaga ketertiban dna kebersihan kereta dan stasiun kereta menjadi bagain dari perubahan perilaku masyarakat perkotaan di Indonesia.

Contoh sebuah bperubahan perilak yang snagat menonjol dan diakui oleh banyak orang, termasuk teman dari Malaysia dna Amerika yang dengan penasaran berkunjung ke Kampus UI Depok dengan kereta api dari Jakarta. Hal ini tentu menjadi satu pembelajaran, bagaimana penumpang KRL dari Bogor naik di atas atap kereta meski sudah di berikan penghalang. Smapah bertebaran, semua jenisa barang masuk ke dalam kereta dan kumuhnya stasiun KRL Jabodetabek. Itu Dulu. Sekarang namanya berubah menjadi Commuter Line, bagimana nyamannya masuk ke dalam stasiun kereta dan dalam kereta. Sebuah perubahan yang sangat mendasar dengan cra semua menggunakan uang elektronik. Baik parkir di stasiun atau naik kereta harus dengan e-money.

Suksesnya LRT di Palembang kaan memberikan motivasi baru perubanan moda trasnportasi mayarakat urban di Indonesia. Hal ini tentu sejalan dengan kereta laying di TMMI yang sudah berdiri sejak tahun 1990 manjadi bukti anak bangs bias membangun satu rangkaian kereta lengkap mulia dari jalan kereta, kereta-nya, system perjalanan kereta dan pembayaran kereta. Sebentar lagi di Jakarta akan terintegrasi LRT, MRT, Commuter, KA jarak Jauh dan Kereta Supercepat Jakarta-Bandung dan Jakarta Surabaya.

Semoga semuanya segera bisa terwujud sebagai bagian dari Geograf Transportasi dan Geografi Budaya.

ASIAN GAMES, Energy of ASIA (Geografi Regional ASIA)

Sebagai negara, Indonesia, adalah bagian dari ASEAN dan juga ASIA. Kerjasama regional ASEAN dan ASIA menjadi keharusan dalam Kebijakan Politik, Keamanan dan Ekonomi termasuk Pendidikan. Kondisi panasnya hubungan dua Korea, bisa diredam dengan diplomasi poltik olah raga di ASIAN GAMES.

Sebagai negara yang besar dan pemersatu ASEAN dari Timur ke Barat dan bertetangga dengan Australia menjadikan  Indoensai sebagai energy of ASIA bukanlah hal yang tidak mungkin. Potensi SDM dan SDA serta dinamika gunung berapi dan lempeng tektonik menjadikan Indonesia sebagai pusat studi dan pariwisata kawasan ASEAN, ASIA dan dunia karena keunikan wilayah Indonesia.

Sejarah Wallace dan Webber yang membuat satu Batasan biogeografi Indonesia menjadi satu bukti penting keragaman Indonesia sejak dulu kala serta berbagai jenis rempah asli Indonesia yang diangap sebagai obat mu’jizat bagi dunia kedokteran dimasa lampau hingga masa kini. Obat mu’jizat ini misalnya adalah kapur barus (sejenis pohon kamper). Hal ini bias dilihat adanya pengobatan tradisional yang masih ada di Barus (adanya pesantren pertama di Indonesia).

Semoga ASIAN GAMES menjadi pemicu semangat Indonesia menjadi energy of ASIA.

ZONASI SEKOLAH, SPASIAL-TEMPORAL DINAMIS DAN JUMLAH MURID (Geografi Desa-Kota)

Zonasi Sekolah menjadi bahasan yang menarik, apalagi jika terjadi berbagai masalah yang terjadi, termasuk adanya blank spot bagi suatu pemukiamn yang tidak masuk zonasi sekolah manapun. Kok bisa?

Ada yang menarik dari zonasi sekolah, khususnya di Jakarta. Logika awal pastinya kedekatan alamat rumah dengan sekolah menajdi satu syarat mutlak. Misalnya alamatnya di Jakarta Selatan, maka sekolahnya harus masuk Jakarta Selatan. Faktanya, alamatnya bersebelahan dengan Jakarta Timur dan ada sekolah yang sangat dekat di Jakarta Timur tetapi tidak bisa masuk karena basisnya adalah alamat.  Yang kedua basis zonasi adalah usia sekolah, terutama SD, karena usia awal harus 7 tahuan, Maka zonasi akan terhitung berdasarkan data alamat dan usia sekolah di sekitar sekolah tersebt sebagai prioritas Utama. Jika tidak masuk sekolah tersebut, maka akan masuk kesekolah yang lebih jauh dan jumlah siswa seedikit dan jika gagal akan masuk ke sekolah yang lebih jauh lagi dan masih di Jakarta Selatan. Bisa jadi sistemnya, tidak tepat betul maka akan terjadi blank spot, sekolahnya ada tetpai urudnya tidak ada, atau sebaliknya siswanya ada tetapi sekolahnya tidak ada. Jangan lupa ada sekolah swasta yang memberikan solusi untuk yang mampu.

Berbeda dengan SMA, zonasinya bisa dinamis, artinya alamat dan jumlah murid tetap menjadi ukuran. Tahun 2017 alamat Jakarta Selatan tidak bisa masuk ke alamat Jakarta Timur, tetapi tahun 2018 berubah, sehingga jarak menjadi penentu sehingga meskipun alamat berbeda wilayah Kota, tetapi jaraknya dekat, maka potensi masuk zonasi sekolah menjadi dinamis. Artinya bisa menghindari blank spot karena peluang kedekatan sekolah menajdi prioritas Utama, termasuk jumlah daya tanpung setiap sekolah negeri, agar bisa menerima sebanyak-banyak siswa yang berlokasi dekat dengan rumah.

Semakin dekat lokasi rumah dan sekolah, maka energi yang dikeluarkan akan semakin sedikit dan sagat bermanfaat dari segi ekonoi sebah keluarga.

Geografi Politik: Pilkada 2018, Analisis Spasial untuk Pileg 2019

Hari ini terjadi Pilkada Serentak di Indonesia untuk memilih para pimpinan daerah baik gubernur, bupati, walikota beserta wakil2nya. Saya ucapkan selamat kepada para pimpinan daerah hasil perhityngan cepat benar salahnya tentu perhitungan actual dari KUPD adalah data yang terakurat. Dari perspektif ilmu geografi, khususnya Geografi Politik banyak hal yang menarik mengenai distribusi jumlah suara para pendukung semua pasangan calon. Ada ciri perkotaan, pedesan dan desa kota.  Pemioih di pesisir, tengah dan hulu serta berbagai data lainnya yaitu  lapangan pekerjaan, tingkat pendidikan, pendapatan dan tentunya partai pilihan dan sosok figur calon pemimpinnya yang bisa menentukan para pemilih untuk menentukan pilihannya.

Hasil pilkada hari ini sudah pasti menjadi bahan evaluasi dari semua partai dan caleg untuk menghitung kemungkinan pemenagan para calegnya di Pileg 2019. Contohnya pilkada Gubernur dan Wagub ada 17 Daerah, ada satu partai yang mengklaim bahwa 11 dari 17 pasangan dukungan menang, ada partai lain dari 171 daerah maka 35 daerah dukunga menang.  Artinya pileg 2019 sudah bias diasosiakan wilayah mana saja yang bias diasumsikan bisa meraih kemenangan pilegnya. Atau mempunyai peluang di wilayah mana saja, kalau harusnya menang tetapi ternyata kalah, maka semua bisa dipetakan dengan seksama dan detail.

See the source image

Banar atau salahnya prediksi tahun 2018, maka akan terbukti pada pileg athun 2019. Bravo

 

 

Geografi Mitologi (Hikayat Danau Toba)

Sebelumnya saya menyampaiakan rasa bela sungkawa terhadap saudara2 yang terkena musibah di Danau Toba. Danau Toba adalah danau alamiah yang tebentuk pada zaman dahulu kala yang kemudian atas kemurahan hati Sang Pencipta maka segala kelengkapan kebutuhan manusia disediakan secara gratis termasuk hewan dalam air yaitu ikan.

Para tetua manusia tahu betul ada sifat dasar manusia yaitu serakah dalam mengelola sumber daya alam. Maka banyak sekali mitologi atau kepercayaan-kepercayaan di banyak tempat di Indonesia untuk menjaga agar keserakahan manusia itu bisa dijaga sehingga aktifitas manusia tidak merusak sumber daya alam. Kenapa, karena jika alam dirusak, hukum alam alam akan bertindak yaitu akan terjadi bencana alam yang akan menimpa manusia yang merusak alam. Contohnya mislanya hutan belantara yang angker dan dibuatkan  mitologi didalam hutan hidup raksasa atau mahkluk halus atau hewan yang sangat buas pemangsa manusia.  Saat manusia percaya dan taat akan mitologi maka bencana tidak datang, air terjaga hewan terjaga, atau tanaman yang bisa dimakan semua tersedia. Kemajuan jaman dan hilangnnya tutur mitologi dan terbukti mitologi itu tidak ada karena menbang pohon tanpa ijin tetua adat dulu kesurupan tetapi sekarang penebang liar tidak ada yang kesurupan maka semua pohon ditebang. Apa akibatnya, kekeringan dan kekurangan air bersih, banjir bandang dan tanah longsor.  Ini menjadi satu contoh sederhana ada satu mitologi yang dilanggar dan effeknya akan berakibat pada manusia juga pada akhirnya.

Merujuk cerita mitologi  dari Danau Toba, setahu saya, ada mitologi ikan emas di danau toba dalam mitologi terbentuknya danau toba (mohon maaf kalua salah). Maka ada mitologi dilarang memakan ikan mas yang berukuran besar dan berwarna emas, jika tidak maka akan terjadi bencana bagi kehidupan masyarakat di Danau Toba. Mitologi memang dua sisi, bisa dipercaya sebagai takhyul atau dipahami sebagai konservasi atau menjaga sumber daya alam. Logika sederhana saya adalh mitologi saya anggap konservasi untuk menjaga ketersediaan sumber day alam. Jika ikan mas yang besar boleh diambil maka induk ikan habis dan ikan yang baru juga tidak ada, maka ketersedian sumberdaya alam akan punah. sangat sederhana.

Kalau mitologi diangap sebagai hokum adat pada suatu laranga yang dilanggar, kalau betul, sehari sebelumnya ada nelayan yang menangkap ikan emas yang sangat besar dan Sudha disaranakan untuk mengembalikan ke danau tapi tidak digubris karena dianggap takhyul, tetapi menjadi suatu sebab akibat yang dihubungkan dengan kejadian musibah kapal tenggelam di Danau Toba. Boleh percaya boleh tidak, mungin juga ada benarnya begitu laranga dilanggar maka akan terjadi musibah, untuk lebih mendewasakan manusia bahwa setiap mengagapbil tindakan dipikirkan manfaat dan mudaratnya.

Mitologi tsunami, mitologi gunung berapi, mitologi gempa bumi, banjir, petir dan lainnya, sangat banyak di Indonesia dan tersebar dengan berbagai macam versi untuk kepentingannya masing daerah pembuat mitologi. Maka perlu dibuatakan satu penelitian Geogarafi mitologi, bukan untuk percaya pada hal yang mitos, tetaai diambil hikmah untuk masa kekeinian dalam kontek konservasi sumberdaya alam demi keberlangsungan umat manusia.