Beberapa hari yang lalu, beberapa harddisk Kambing mengalami kerusakan. Sebenarnya sudah ada antisipasi harddisk rusak dengan cara mengunakan konfigurasi RAID 5 pada disk array yg digunakan. Dengan konfigurasi ini, jika ada 1 buah harddisk rusak, maka sistem masih tetap dapat berjalan seperti biasa. Namun sayangnya dalam kasus Kambing ini, harddisk yg rusak ada 2 buah :( apa daya seluruh data yang ada hilang tanpa bekas.

Setelah tabrakan beruntun ini, Kambing akhirnya dibangunkan kembali. Usaha pertama yang dilakukan tentu saja mengembalikan data-data yang ada seperti semula. Proses menyalinan data untungnya dapat dilakukan dengan mudah dengan digunakannya skrip Sedot yang sudah hampir setahun terakhir menjadi salah satu amunisi Kambing. Permasalahan kedua adalah bagaimana caranya agar data yang sebelumnya sebesar sekitar 2.4TB ini bisa dikembalikan dengan cepat. Beruntung sekali di Indonesia ini banyak sekali mirror perangkat lunak bebas dan terbuka. Berbekal koneksi yang lumayan kencang melalui INHERENT dan OpenIXP, mirror-mirror tetangga seperti Shol, Komo, Mirror Universitas Jember, Mirror Universitas Gadjah Mada, dan Kebo milik EEPIS-ITS dapat digunakan sebagai sumber pengembalian data.

Saat ini bisa dibilang Kambing sudah hampir normal seperti sediakala, baik dari data yang tersedia maupun kesibukan lalu lintas data. Satu proses yang belum selesai adalah sinkronisasi repositori openSUSE dimana ternyata Kambing mengambil data yang berbeda dibandingkan data yang ada di mirror tetangga. Sehingga mau tidak mau Kambing harus mengambil data ini langsung dari sumbernya, eh ngga juga sih, dari mirror lain di Jepang. Status terkini mengenai repositori yang ada di Kambing dapat dilihat di http://kambing.ui.ac.id/status/

Sekian saja laporan terakhir dari si Kambing. Selamat menikmati kembali =)

24

Akses Kambing dari dalam UI

Posted in kambing at April 21st, 2009 / 24 Comments »

Merasa lambat? jika iya, pastikan Anda TIDAK melakukan hal-hal berikut ini.

  • Menggunakan proxy server ketika mengakses Kambing.
  • Menggunakan banyak koneksi sekaligus, apalagi sampai sangat berlebihan.

Kambing berada dalam lingkungan UI. Jika Anda sedang di dalamnya, maka anda memiliki kesempatan untuk mengakses Kambing dalam kecepatan penuh, sampai 100Mbps! Mengunduh 1 buah berkas ISO ukuran CD dapat diselesaikan dalam waktu beberapa menit saja.

Penggunaan proxy server hanya akan menambah beban kerja proxy server dan memperlambat koneksi Anda. Gunakan koneksi langsung karena Anda bisa menggunakannya!

Banyak koneksi yang dibuat ke Kambing tidak akan mempercepat kecepatan download Anda, karena kecepatannya sudah maksimum! Terlalu banyak koneksi berarti akan semakin banyak potongan-potongan berkas yang harus dibuat dan diunduh terpisah. Dengan kata lain, akan ada banyak koneksi yang perlu dibangun dan diputus. Aksi seperti ini hanya akan memperlambat kecepatan unduh anda karena, pada dasarnya, buang-buang waktu!