23
Novelty dalam Disertasi Doktor
Akhirnya setelah 12 tahun yll sekolah, sekarang harus kembali lagi ke bangku sekolah untuk studi lanjut di SPL IPB. Tentu saja kesempatan yang sangat baik, apalagi pengajuan beasiswa BPPS juga sudah diterima. Meskipun 1 minggu kuliah penuh, karena antara mk yang memang mk nya S3 dan sit in di S2 jumlahnya sama he..he.. kebayang kan padetnya, apalagi kalau setiap Dosen ada tugas nya.
Menjalani dengan serius tapi santai tetap harus jadi sinergi, kuliah, sampai rumah baca buku, malemnya pasti googling terkait dengan hal yg mjd sinopsis saya. ternyata asyik tapi stamina harus kuat, vitamin setiap hari, apalagi cuaca yang selalu basah, karena hampir setiap hari hujan.
Presentasi sinopsis baru saja saya lakukan 3 hari yll, ternyata kebuka banget pikiran saya tentang novelty yang suka terdengar , tapi belum tahu terapannya. Novelty atau kebaharuan ilmu dalam disertasi mutlak ada, bisa dari sisi subjek dan objek, metodologi, dan tentu hasil penelitian, tapi bisa juga bersifat melengkapi yang sudah ada menjadi sebuah metodologi yang baru atau formula baru.
Saran saya untuk menemukan novelty, alangkah baiknya meneliti kajian yang unik dan khas, kemudian juga lokasi yang masih terbuka untuk banyak penelitian, keluar dari zona kenyamanan selama ini dalam meneliti, serta yang terpenting adalah merekam fenomena yang kita lihat di alam, yang kita temui selama ini,jadi pengalaman di lapangan yang diperkuat dengan penelusuran literatur menjadi kunci sukses untuk menemukan novelty, jadi penggabungan rasionalitas dan empiris.
Begitu komisi akademik menyatakan sudah ada novelty dalam sinopsis yang ada, kemudian masukan untuk arah penelitian nantinya dan masukan yang sangat berarti, membuat perasaan saya mantap untuk melanjukan sinopsis dan menyusun proposal lengkap. Terimakasih Prof meno dan Dr. Luky yang banyak memberi masukan. Semoga ke depannya diberi kelancaran dan kemudahan oleh Sang Pencipta, amin.

1 Comment »