Oleh Akhir Matua Harahap

Dokumen rencana jangka panjang bagi organisasi pada masa ini semakin diakui penerapannya. Organisasi yang dimaksud meliputi organisasi bisnis, organisasi pelaksana pemerintahan dan organisasi sosial lainnya. Dokumen rencana ini selain menjadi rujukan dalam menjalankan roda organisasi, juga menjadi dokumen penting bagi masyarakat (pihak-pihak yang berkepentingan) untuk memahami tugas dan fungsi utama organisasi. Dokumen semacam ini untuk organisasi bisnis dikenal sebagai Business Plan, sedangkan untuk organisasi pelaksana pemerintahan disebut Renstra (rencana strategis).

Dalam dokumen rencana jangka panjang tersebut tercakup satu visi dengan berbagai misi. Misi-misi tersebut diuraikan ke dalam berbagai program dan program diuraikan ke dalam berbagai kegiatan-kegiatan. Dengan demikian, dokumen rencana jangka panjang yang dilakukan dalam berbagai tahapan (jangka menengah maupun jangka pendek) menjadi semacam ’master plan’ di dalam mencapai tujuan organisasi.

  • Hal yang perlu dicermati bahwa ada perbedan hakikat antara visi dan misi. Visi adalah sesuatu tujuan yang diharapkan terjadi di masa datang. Sedangkan misi adalah suatu tindakan yang dimulai sekarang secara bertahap dalam mencapai visi yang sudah ditetapkan.Sementara itu, program adalah berbagai uraian yang relevan dengan masing-masing misi. Sedangkan kegiatan adalah berbagai kegiatan yang konkrit yang dapat dilaksanakan.  

Oleh karena rencana master ini digunakan dalam jangka panjang, maka ketangguhan dokumen rencana jangka panjang ini harus disusun sedemikian rupa sehingga bersifat tetap dalam jangka panjang. Dalam menyusun rencana tersebut sebaiknya didasarkan pada serangkaian berbagai analisis (merujuk pada data dan fakta) yang hasil-hasil analisisnya dirangkum dan dianalisis lagi dengan menggunakan metode analisis SWOT.